Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Tunggakan Iuran BPJS Capai 7,6 Miliar

Kamis, 10 Agustus 2017 Sosial

    TEMANGGUNG, Kepala Layanan Operasional BPJS Temanggung, Susilo Budi Iswati mengatakan Sebanyak 63 persen peserta BPJS Mandiri di Kabupaten Temanggung menunggak iuran, nilainya mencapai Rp 7,6 miliar per Juni 2017.  BPJS Kabupaten Temanggung telah berkomunikasi dengan pemkab untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
    Dikatakan 63 persen peserta BPJS Mandiri atau sebanyak 25.204 peserta di kabupaten tersebut menunggak iuran dengan nilai Rp 7,695 miliar. Terinci untuk peserta kelas III sebanyak 12.746 dengan tunggakan Rp 3,288 miliar, peserta kelas II sebanyak 8.939 dengan tunggakan Rp 2,313 miliar dan peserta kelas I sebanyak 3.519 dengan tunggakan 2,092 miliar.Penyebab peserta menunggak iuran yakni memang tidak mampu membayar dan sengaja tidak membayar iuran. Konsekuensinya adalah mereka tidak mendapat pelayanan kesehatan karena keanggotannya non aktif. Mereka baru dapat layanan kembali setelah membayar tunggakan.
    Dia mengatakan untuk penagihan tunggakan, pihaknya secara aktif menelphon atau mengirimkan SMS pemberitahuan pada peserta. Pemberitahuan dan permintaan membayar tunggakan juga disampaikan melalui kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia menyampaikan peserta BPJS Mandiri di Temanggung berjumlah 39.702 peserta. Peserta BPJS sendiri mencapai 486.840 orang dari total penduduk 805.253 warga, atau cakupannya baru 60,46 persen.
    Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan BPJS sangat penting bagi masyarakat, namun perlu diakui tidak semua peserta dari BPJS Mandiri dapat membayar iuran terutama dari warga yang belum sejahtera. Karenanya, pemerintah akan membantu bagaimana agar tunggakan terbayarkan. ( Hms17/ Edy Laks )

 

Berita Terkait