Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pemkab Temanggung Launching Benih Tembakau Kemloko

Jumat, 08 September 2017 Pertanian dan Perkebunan

    TEMANGGUNG, Pemkab Temanggung kini sudah berhasil  melakukan pembenihan tembakau varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun sebagai  varietas tembakau asli Temanggung. Peluncuran  benih tembakau tersebut Kamis kemarin ( 7/9 ) dilakukan  Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno untuk dibudidaya masyarakat, di areal pengembangan Kelompok Tani Karya Peni di Lingkungan Bakungan Kelurahan Tlogorejo Temanggung.
    Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan varietas Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun merupakan produk terbaru dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balitas) Malang yang penelitiannya bekerjasama dengan Pemkab Temanggung. Peluncuran dilakukan setelah dinyatakan lolos uji, petani sudah bisa memperolehnya dengan meminta pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Dia mengatakan peluncuran Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun bertepatan pada musim panen tembakau 2017, setelah sebelumnya ditanam untuk diambil bijinya guna dibudidaya masyarakat. Daun tembakau sangat bagus, lebarnya sampai 50 centimeter dan jumlah daunnya dapat mencapai 22 lembar.
    Menurut Bambang Sukarno pada musim tahun ini sangat mendukung untuk budidaya tembakau. Ini dibuktikan dengan kualitas tembakau yang dihasilkan. Hasil dari variets Kemloko 4, 5 dan 6 Agribun  di lahan juga bagus. Varietas ini lebih baik dibanding pendahulunya, yakni kemloko 1, 2 dan 3 yang diperkenalkan dan ditanam petani dalam 15 tahun terakhir. Dia berharap  dengan  menanam  tembakau  varietas kemloko 4,5 dan 6  tembakau asli Temanggung dapat dipertahankan  sebagai tembakau terbaik di dunia. Tembakau kemloko selama ini terbukti kulaitasnya bagus sehingga harga jualnya tinggi hingga ratusan ribu rupiah /kg. Dengan   demikian para petani berpeluang untuk   meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.
    Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin mengatakan luas tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung antara 15 - 19 ribu hektare. Luasan itu baik sawah dan tegalan di lereng Gunung Perahu, Sumbing dan Sindoro.Dikatakan penelitian varietas 4, 5 dan 6 Agribun tersebut dimulai sekitar 3 tahun lalu untuk perbaikan kualitas varietas sebelumnya. Pada April lalu dinyatakan lolos uji dan dimulai pembenihan untuk dibagikan pada masyarakat yang berminat.
    Hasil benih awal sebanyak 60 gram yang ditanam di Nampirejo dan Bakungan. Hasil penanaman ini sekitar 8 kilogram benih yang dapat untuk menanam sekitar lebih dari separuh areal tembakau di Temanggung.
    Keunggulan varietas kemloko 4,5 dan 6  daunnya ini lebih lebar, batang kuat dan tahan 3 penyakit yakni nematoda, bakteri dan jamur yang bikin daun layu. Potensi hasil antara 0,9 - 1 ton per hektare, lebih besar dibanding generasi sebelumnya yang 0,7 ton per hektare.Oleh karena sangat diharapkan petani membudidayakan  penanaman tembakau kemloko setiap musim  tanam ( Hms17/ Edy Laks ).
 

Berita Terkait