Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Warga Kemloko Miliki Balai Desa Baru

Rabu, 23 Agustus 2017 Kesenian

TEMANGGUNG, Warga masyarakat Desa Kemloko Kecamatan Kranggan saat ini sudah memiliki gedung Balai Desa baru yang representatif untuk digunakan sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan kemasarakatan. Keberadaan balai desa yang diberi nama Sasono Sarwo Guno  diresmikan penggunaannya oleh Asisten Pemerintahan  Drs. Suyono, MM  Sabtu malam Minggu kemarin (19/8) ditandai dengan pegelaran wayang kulit  bersama dalang Ki Legowo  mengusung cerita Wahyu Senopati dimeriahkan lawak Tumiji dan Suwiyah.
    Asisten Pemerintahan Drs. Suyono, MM dalam sambutannya  mengatakan, Pemkab Temanggung menyampaikan apresiasai dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintahan Desa Kemloko yang telah berhasil membangun gedung Balai Desa yang luas dan indah. Diharapkan  Balai Desa yang diberi nama Sasono Sarwo Guno dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berbagai kegiatan baik dilingkup Pemerintahan maupun kemasarakatan seperti rembug desa, olah raga, kesenian maupun resepsi serta kegiatan lainnya. Dengan demikian  keberadaan  Balai Desa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat  sehingga berbagai kegiatan  yang dilaksanakan berjalan lancar.
    “Dengan mengucap Bismilahirohmanirokhim saya resmikan gedung Balai Desa Kemloko  Sasono Sarwo Guno  semoga  mendapat  barokah dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa  untuk menunjang kelancaran  kegiatan pemerintahan dan kemasarakatan “ ujarnya.  
    Dikemukakan, pemerintah pusat saat ini memberikan perhatian besar untuk mendorong percepatan pembangunan di pedesaan  dengan mengalokasikan bantuan keuangan hingga milyaran rupiah. Oleh karena  bantuan keuangan  yang diterima seperti desa Kemloko yang tahun 2017 ini mendapat  Rp. 1,3 milyar digunakan dengan sebaik-baiknya  transparan dan akuntabel sesuai aturan guna memajukan desa . Dengan demikian   kegiatan pemerintahan dan pembangunan bisa berjalan optimal demi  tercapainya  keadilan dan kesejahteraan masarakat.
    Terkait  tahun 2018 mendatang merupakan tahun politik  yakni bakal dilaksanakannya  Pemilu kepala daerah baik untuk pemilihan Bupati Temanggung maupun Gubernur Jawa Tengah,  Suyono berharap masyarakat tetap menjaga iklim sejuk  dengan mengedepankan  rasa persatuan dan kesatuan. Jangan karena berbeda pilihan lanjutnya mengorbankan rasa  kebersamaan yang sudah terjalin selama ini  hingga timbul perpecahan bahkan permusuhan, namun hendaknya tetap guyub rukun bersama membangun desa.
    Kepala Desa Kemloko  Yamsudi  menjelaskan, pembangunan  gedung balai desa dilakukan secara bertahap  sejak  tahun 2008  saat  Kepala Desa dijabat  oleh seniornya Dahmin . Anggaran pembangunan bersumber  dari Anggaran Pembangunan Belanja Desa  dan swadaya masyarakat  yang menghabiskan biaya  sekitar Rp.750 juta. Luasan fisik bangunan berukuran lebar 12 meter dan panjang 30 meter tinggi 8 meter sehingga cukup lebar untuk digunakan berbagai kegiatan  pertemuan, kesenian dan olah raga utamanya bulu tangkis  bahkan bisa untuk resepsi pernikahan.
    “Keberhasilan  membangun balai desa  yang kita beri nama  sasono sarwo guno  berkat  kerja keras Pemerintahan Desa  dibantu lembaga-lembaga desa yang ada dan   dukungan masyarakat. Sebelumnya balai desa cuma berukuran kecil  sehingga  kurang memadai untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan “ ujarnya.
    Menurutnya peresmian  balai desa  sengaja dilaksanakan  bersamaan dengan  rangkaian kegiatan  peringatan HUT ke 72  Kemerdekaan Republik Indonesia . Selain pentas wayang kulit, sebelumnya telah dilaksanakan upacara pengibaran bendera, pentas seni kuda lumping dan karnaval keliling  13 dusun yang ada. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia dan telah telah berhasil membangun   balai desa yang cukup  representatif (Hms17/ Edy Laks )

 

Berita Terkait