Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PNPM MANDIRI PEDESAAN

Selasa, 24 Pebruari 2009 Pemerintahan
Penggunaan PNPM Harus Transparan dan Akuntabel

Sebanyak 18 Kecamatan di Kabupaten Temanggung mendapatkan dana program PNPM Mandiri Pedesaan sebanyak Rp. 43,967 milyar. Dana tersebut berasal dari pusat sebanyak Rp. 35,187 milyar dan dana pendampingan 20% dari APBD sebanyak Rp. 8,78 milyar. Dari penerima tersebut, 12 kecamatan merupakan peserta PNPM Mandiri Pedesaan untuk tahun 2009, 2 kecamatan Jumo dan Kranggan peserta tahun 2008 dan 4 kecamatan merupakan peserta pertama yaitu kecamatan Pringsurat, Kaloran, Kandangan dan Tretep. Sedangkan dua kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Temanggung dan Parakan masuk dalam program PNPM Mandiri Perkotaan.
Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi mengingatkan, rangkaian kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan harus benar-benar berpihak pada masyarakat miskin dengan memprioritaskan kebutuhan dan kemanfaatan mengentasan kemiskinan. Oleh karena itu pelaksanaannya harus demokratis, yaitu dalam mengambil keputusan  pembangunan dilaksanakan secara musyawarah dan musfakat. “Dan yang lebih penting lagi, dilaksanakan secara transparansi dan akuntabel dalam arti terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Demikian dikatakan Bupati pada acara pembukaan pelatihan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat bagi Kader Pemberdayaan masyarakat Desa/Kelurahan (KPMD/K) tahun 2009, Senin (23/4) yang berlangsung di Wisma Soemodilogo Kanjengan Kranggan. Acara yang berlangsung selama 12 hari tersebut diikuti oleh 334 kader yang berasal dari kader desa masing-masing dua orang.
Bupati menambahkan, untuk dapat berpartisipasi dalam PNPM Mandiri Pedesaan dituntut adanya kesiapan dari masyarakat dan desa dalam menyelenggarakan pertemuan-pertemuan musyawarah secara swadaya dan menyediakan kader-kader desa yang bertugas secara sukarela. Sebab, program ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilandasi prinsip partisipasi, dan berorientasi pada masyarakat miskin.
PNPM Mandiri Pedesaan mempunyai visi “tercapainya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat miskin perdesaan” sejalan dengan visi Kabupaten Temanggung “bersatu untuk maju dan sejahtera” melalui misi kelima. “Oleh karena itu diharapkan kegiatan PNPM dapat memberikan kontribusi untuk pencapaian visi Kabupaten Temanggung yang terukur secara kuantitatif,” sambung Bupati.
Sementara itu Kepala Bapermades Drs. Sigit Purwanto, MM mengemukakan, tujuan pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para kader dalam memahami peran dan tugasnya dalam memfasilitasi pelaksanaan PNPM Mandiri Pedesaan di desa masing-masing. Selain itu juga dapat memfasilitasi kelompok masyarakat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan serta pelestarian program. (Arb/Hr-Humas).

Berita Terkait