Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PASAR HEWAN

Rabu, 18 Maret 2009 Perekonomian
DESA TRETEP MILIKI PASAR HEWAN

TEMANGGUNG, Warga masyarakat Desa Tretep Kecamatan Tretep Kabupaten Temanggung  kini  semakin mudah  untuk bertransaksi  jual beli hewan  seperti kambing dan sapi  setelah memiliki pasar hewan sendiri. Keberadaan pasar hewan  yang  berdampingan dengan pasar desa itu, telah diresmikan penggunaannya oleh bupati Drs. Hasyim Afandi Selasa kemarin (17/3) ditandai dengan penekanan tombol dan pembukaan selubung papan nama. dilanjutkan peninjauan lapangan dengan menyaksikan langsung jual beli perdana kambing sebanyak 90 ekor.
Bupati Drs. Hasyim Afandi  dalam sambutannya menyampaikan apresiasi  yang tinggi   kepada jajaran Pemerintah Desa dan masyarakat Tretep yang telah berhasil membangun pasar hewan. Keberadaan pasar hewan lanjutnya dinilai  akan banyak memberikan manfaat guna menunjang perekonomian masyarakat  disektor perdagangan hewan baik kambing maupun sapi . Mulai sekarang  warga masyarakat di sekitar  Kecamatan Tretep  tidak perlu repot  keluar daerah untuk membeli maupun menjual hewan ternak, karena sudah memiliki pasar sendiri .
“Pemkab Temanggung sangat mendukung keberadaan pasar hewan desa Tretep. Oleh karena itu ditekankan  warga masyarakat  dan  pedagang dalam  bertransaksi jual beli hewan tidak perlu ke luar daerah, sehingga pasar bisa hidup, maju  dan berkembang. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan pada saatnya nanti Tretep akan menjadi  daerah penyumbang kebutuhan daging nasional” pintanya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial berupa  92 ekor kambing kepada 92 warga yang termasuk kategori Rumah Tangga Miskin ( RTM). Bantuan tersebut berasal dari  sisa hasil usaha Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat  PNPM Mandiri perdesaaan Kecamatan Tretep tahun 2008. Bupati mengharapkan kepada RTM penerima bantuan agar memelihara  kambing dengan sebaik-baiknya  supaya segera berkembang biak   sehingga secepatnya bisa digulirkan kepada warga lain.
Sementara itu Kepala Desa Tretep  Sabar menjelaskan, pembangunan pasar hewan merupakan satu paket dengan proyek renovasi pasar desa yang seluruhnya menghabiskan  biaya  Rp.123 juta. Luas pasar hewan  berukuran  30 X 20 meter, sumber dana berasal dari bantuan pemerintah dan swadaya masyarakat. Proyek dikerjakan secara swakelola memanfaatkan  tanah kas desa yang satu  komplek dengan pasar  desa. Renovasi pasar dilakukan   karena beberapa bangunan kios  rusak  termakan usia. Kebaradaan pasar itu sendiri sudah berumur ratusan tahun karena dibangun pada masa penjajahan Belanda. Transaksi jual beli dilakukan setiap hari pasaran Wage dan Manis/Legi.
“Pembangunan pasar hewan  bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi  sektor perdagangan hewan, mengingat potensi  ternak kambing di Tretep cukup besar. Pasar hewan dibuka setiap hari pasaran Wage dan optimis bisa berkembang. Sedikitnya sudah ada 50 pedagang yang siap meramaikan pasar” katanya. ( HMS/Edy Laks

Berita Terkait