Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Penataan Lahan Bekas Galian C

Rabu, 07 November 2012 Pemerintahan
Pemkab Temanggung Mulai Menata Lahan Bekas Galian C Kledung

Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung  bekerjasama dengan investor PT Tradha Adi Kencana mulai melakukan penataan bekas lahan  galian  C ( penambangan  pasir ) di Desa Kwadungan Gunung Kecamatan Kledung  Rabu (22/4). Penataan dilakukan dengan  cara mengambil batu koral supaya lahan menjadi rata sebelum diurug tanah . Lokasi tersebut nantinya  akan dimanfaatkan untuk usaha pembibitan dan penggemukan sapi .
    Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi melalui Camat Kledung Agus Sarwono, S Sos  disela-sela memantau  dimulainya penataan mengatakan ,setelah secara resmi lokasi penambangan bahan galian golongan C seluas 5,3 hektar di Kwadungan Gunung  ditutup dan dibeli Pemkab , maka selanjutnya dipersiapkan sebagai kawasan peternakan sapi. Dengan demikian bekas lahan yang sebelumnya tandus karena dijadikan areal penambangan pasir nantinya bakal berubah menjadi pusat pembibitan dan penggemukan sapi. 
    Dikatakan, untuk mewujudkan  rencana tersebut sebagai tahap awal  dilakukan penataan kawasan dengan menggandeng investor PT Tradha  Adi Kencana dari Kebumen  . Penataan dilakukan dengan cara  meratakan  areal secara bertingkat kemudian dilakukan pengurugan  tanah setebal 30 cm hingga 50 cm. Setelah kawasan tersebut selesai ditata lanjutnya, maka akan berubah menjadi lahan yang siap untuk ditanami berbagai  tanaman penghijauan maupun rumput hijauan pakan ternak. Dengan demikian budi daya usaha peternakan sapi secepatnya bisa dilakukan .
    Dengan dimulainya  penataan diharapkan kepada semua pihak terkait bisa menyebarluaskan  kepada warga masyarakat sekitar agar  memiliki pemahaman yang sama tentang rencana pembangunan pusat pembibitan dan penggemukan sapi di bekas lahan penambangan galian C..Dengan demikian pada pelaksanaannya bisa berjalan lancar, tertib dan aman serta dapat diterima oleh segenap lapisan masyarakat. Harapnya seraya menambahkan agar proyek penataan bisa berjalan sesuai perencanaan pihaknya akan melakukan pemantauan .
Sementara itu Manajer PT Tradha Adi Kencana,  Faisal menjelaskan  penataan kawasan lahan bekas galian C direncanakan  selesai dalam kurun waktu 5 bulan . Penataan dikerjakan dalam dua tahap  yakni tahap pertama  meratakan  lahan secara bertingkat  dengan cara mengambil tumpukan batu koral yang direncanakan selesai dalam waktu 3 bulan. Untuk pengambilan batu koral lanjutnya setiap hari dikerahkan  satu peralatan begu  dan 22 truck  dibantu 5 tenaga kerja warga sekitar . Batu koral yang diambil selanjutnya ditampung di base camp Badran Kranggan  untuk diolah menjadi bahan bangunan. Diutarakan , setelah lahan menjadi rata maka tahap kedua  dilakukan  pengurugan tanah  setebal  30 cm hingga 50 cm  yang direncanakan selesai 2 bulan .
Tumpukan batu koral di lahan bekas galian C memang masih cukup banyak sehingga perlu diambil  agar menjadi rata. Setelah  selesai diratakan, selanjututnya lahan tersebut diisi tanah, sehingga nantinya  siap  untuk  dijadikan tempat budidaya peternakan sapi. Proses penataan seluruhnya direncanakan selesai dalam waktu 5 bulan  ujarnya .
Sementara itu di tempat terpisah Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Ir Bambang Dewantoro   mengatakan,. saat ini sudah ada  investor asing  dari Australia yang  menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi  dibidang peternakan sapi  . Oleh karena itu  sebelum investor resmi  masuk, bekas lahan penambangan ditata dan diurug tanah.    Menurutnya  dengan  dibangunnya pusat pembibitan dan penggemukan sapi, warga sekitar akan memperoleh banyak keuntungan, karena selain bisa terserap sebagai  tenaga kerja, warga juga bisa menjual rumput untuk pakan ternak. Disamping itu warga juga dapat belajar dengan investor mengenai  budidaya  beternak sapi secara modern.  (Humas/Edy Laks ).

Berita Terkait