Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMERINTAHAN

Kamis, 12 Pebruari 2009 Pemerintahan
Bupati Rakor dengan Camat
Masalah Pendidikan Menjadi Prioritas

Setelah melakukan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Tahun 2009 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah. Rakor ini dilakukan secara bertahap yang diawali dari lingkungan Sekretariat Daerah dan dilanjutkan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.
Bertempat di Gedung Graha Bhumi Phala Kamis (12/2), Bupati Temanggung memimpin rakor dengan para camat beserta perangkatnya se Kabupaten Temanggung. Rakor juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ir. Budiarto MT, Sekda Drs. Bambang Arochman beserta pejabat terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu Hasyim Afandi mengatakan, rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antar SKPD agar tercapai kesatuan langkah setelah mengalami perombakan pada pelaksanaan SOTK yang baru. Selain itu juga untuk mendapatkan masukan dari seluruh SKPD yang akan digunakan sebagai bahan evaluasi.
“Saya sudah mendapatkan beberapa masukan yang berkaitan dengan penataan SOTK yang baru. Saya menyadari masih ada kekurangan dan akan kita tata kembali dalam waktu tiga bulan,” ujarnya.
Bupati menambahkan, saat ini yang menjadi persoalan pelik di bidang pemerintahan adalah keterbatasan anggaran sehingga tidak semua aspirasi dari masyarakat dapat terakomodir. Namun demikian, Bupati meminta para PNS tetap bekerja keras dengan mencari alternative lain sehingga kegiatan yang menyangkut pelayanan masyarakat dapat tercapai secara maksimal.
Sementara itu beberapa sektor yang mendukung bagi peningkatan PAD akan terus dilakukan dengan mencari terobosan-terobosan dan kerjasama dengan pihak lain. Salah satu sektor yang saat ini tengah digarap adalah sektor pariwisata. Dari sektor ini diharapkan akan mampu mendongkrak pendapatan daerah. Salah satu obyek yang tengah digarap adalah obyek Pikatan Water Park yang akan diresmikan April mendatang. Selain itu juga akan dikembangkan obyek lainnya seperti Kledung Pass, Rest Area Pringsurat, Jumprit, dan obyek lainnya.
Bupati menginginkan adanya akselerasi di bidang pembangunan. Namun yang masih menjadi hambatan adalah bidang pendidikan yang masih rendah. Ia menuturkan, rata-rata masyarakat Temanggung berpendidikan SD. Kondisi ini menyebabkan kurangnya responsivitas masyarakat terhadap perkembangan. Untuk itu, masalah pendidikan ini menjadi pekerjaan yang harus diprioritaskan dengan menambah anggaran dari APBD.
Selain itu, Hasyim menambahkan, masalah kedua yang harus segera ditangani adalah masalah kesehatan. “Jika masyarakatnya berpendidikan cukup, kesehatannya baik dan mentalnya baik maka pembangunan akan cepat berjalan,” imbuhnya. (Arbai-Humas).

Berita Terkait