Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MOS Mesti Diisi Kegaiatan Positif

Rabu, 19 Juli 2017 Pendidikan

    TEMANGGUNG, Selama kegiatan masa orientasi siswa (MOS) baik ditingkat SLTP maupun SLTA mesti diisi kegiatan positif jauh dari unsure kekerasan  sehingga para siswa mendapat bekal yang cukup  sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran.
    Zaenal Faizin dari Dewan pendidikan kabupaten Temanggung  Selasa (18/7) mengatakan pada MOS tahun 2017 yang kini berganti nama menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini semua sekolah dilarang melakukan perpeloncoan. Sekolah yang melakukan perpeloncoan bakal dikenai sanksi tegas. ’Aturan Permendikbud 20-16 sebenarnya sudah jelas, bahwa sekolah dilaranga melakukan perpeloncoan terhadap siswa baru .
    Dijelaskan, terdapat beberapa aturan yang diubah, di mana guru harus terlibat langsung dalam penyelenggaraan MOS tersebut. Kegiatan juga dilarang untuk melibatkan kakak kelas atau senior dalam kegiatan MOS serta kewajiban memakai atribut resmi sekolah. ‘’Sekolah saat ini sudah tidak boleh lagi memberi siswa baru dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, apalagi mengandung kekerasan.’’ Disebutkan, contoh atribut yang dilarang dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah antara lain, pemakaian tas karung dan tas belanja plastik. Memakai kaus kaki berwarnawarni tidak simetris, aksesori di kepala yang tidak wajar.
    Dikatakan dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 ini, masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama tiga hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran.Kegiatannya wajib yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif dan menyenangkan. Sekolah dilarang melakukan kegiatan yang mengandung kekerasan. Sekolah juga dilarang melakukan pungutan biaya untuk kegiatan MPLS ( Hms/ Edy Laks )

 

Berita Terkait