Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Bupati Panen Cabai Ramah Lingkungan

Rabu, 23 Agustus 2017 Pertanian dan Perkebunan

    TEMANGGUNG, Bupati HM Bambang Sukarno  melakukan panen perdana cabai rawit ramah lingkungan di Desa Campursari, kecamatan  Ngadirejo Senin (21/8). Cabai yang dipanen merupakan  hasil demplot pengembangan yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPPT) Jawa Tengah.
    Bupati HM Bambang Sukarno  dalam sambutannya menyambut positit atas dikembangkannya  budi daya cabai rawit ramah lingkungan di Desa Campursari, Ngadirejo. Diharapkan kepada para petani  terus mengembangkannya agar kesejahterannya meningkat dan lingkungan tetap terjaga  kelestariannya  tidak terpolusi bahan-bahan kimia .
    Kepala BPTP Jawa Tengah, Herwanto mengatakan cabai merupakan salah satu komuditas terpilih Kementerian Pertanian, untuk mendukung pengembangannya maka harus dikembangkan kawasan.
    Untuk menginisiasi pengembangan kawasan itu dimulai dengan gelar teknologi tepat guna di masyarakat, dengan harapan petani bisa melaksanakannya sendiri dengan hasil yang bagus.
    "Sebelumnya, petani kami ajari dan kami dampingi bagaimana mengaplikasikannya. Teknologi yang diterapkan ada lima komponen, pertama varietas prima agrohort, kedua metode persemaian seedling-soil block, penggunaan agensia hayati, pestisida nabati yang berbahan alam, dan penggunaan perangkap serangga," paparnya.
    Ia menjelaskan yang membedakan cabai prima agrohort dengan lainnya, antara lain ketinggian tanaman samapai 1,5 meter lebih, sedangkan tanaman cabai biasa sangat kecil. Hal ini tentu dari aspek produksi dengan varietas baru hasilnya lebih banyak dan rasanya lebih pedas.
    Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Temanggung, Masrik Amin Yuhdi mengatakan Temanggung merupakan salah satu sentra penghasil cabai.Uji coba penanaman  cabai ramah lingkungan di desa Campursari di lakukan oleh kelopmpok tani Sido dadai yang didampingi dari BPTP Jawa Tengah.
    Pengembangan varietas prima agrohort akan terus  dilakukan  karena  selain ramah lingkungan juga memberikan peluang  produksi yang banyak untuk meningkatkan kesejahteraan petani. (Hms17/ Edy Laks)

Berita Terkait