Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Tarkhim Putaran Ke-7

Senin, 23 Agustus 2010 Umum
Tarkhim Putaran Ke-7
KEBERSAMAAN DALAM HIDUP

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi menekankan, manusia dilahirkan di dunia dikodratkan sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu manusia tidak dapat meninggalkan lingkungan sosialnya untuk hidup bermasyarakat dan bernegara. Konsekuensi yang timbul dari kondisi ini adalah bahwa manusia mempunyai tanggung jawab untuk membina hubungan yang baik dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.
     “Sebagai makhluk sosial, manusia harus melaksanakan kewajibannya baik dalam lingkungan masyarakat maupun dalam kehidupan bernegara,” ungkapnya.
     Demikian dikatakan Hasyim Afandi saat memberikan sambutan pada acara Tarwih dan Silaturakhim (tarkhim) putaran ke – 7 yang berlangsung di masjid Baitussalam Desa Salamrejo Kecamatan Selopampang, Jum’at (20/8) kemarin. Hadir dalam kesempatan itu para pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Temanggung serta dipadati oleh warga setempat.
     Hasyim Afandi menambahkan, banyak persoalan yang timbul ditengah kehidupan sosial baik menyangkut individu maupun menyangkut lingkungan sosial seperti fasilitas umum. Dari persoalan itu, sebagian menjadi tanggung jawab pemerintah dan sebagian lainnya menjadi tanggung jawab masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini, Bupati menekankan, semua persoalan yang timbul tidak semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun masyarakat juga mempunyai kewajiban untuk menyelesaikannya. Apalagi pemerintah memiliki keterbatasan baik finansial maupun fasilitas lainnya, sehingga diperlukan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam ikut memecahkan persoalan.
     Sementara itu dalam ceramahnya Drs. Djundardo mengatakan, manusia diberi akal pikiran untuk dapat menjadi pemimpin di bumi ini. Namun demikian jika tidak dilandasi dengan agama maka perilaku manusia akan menjadi penyebab kerusakan di muka bumi ini. Maka perilaku yang baik seperti yang diajarkan dalam agama harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
     Dalam bulan suci ramadhan ini, umat muslim diwajibkan untuk banyak beribadah dan melakukan perbuatan yang mulia. Djundardo menjelaskan, sifat mulia ini harus dilakukan dengan perbuatan menolong orang lain dan meringankan beban orang lain. (Hms10/Arbai).

Berita Terkait