Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Bupati Minta Grader Beli Tembakau Petani

Rabu, 23 Agustus 2017 Pertanian dan Perkebunan

    TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Bambang Sukarno minta para grader pabrikan gudang tembakau perwakilan perusahaan rokok untuk membeli tembakau petani.Sedang kepada petani diminta untuk menjaga kemurnian asli tembakau Temanggung supaya terjaga kualitasnya sehingga harganya mahal.  
        Hal itu dikatakan bupati disela-sela menghadiri acara  selamatan  dimulainya pembelian tembakau  di gudang perwakilan perusahaan rokok Gudang Garam di Bulu  Senin kemarin (21/8). Bupati  yang disertai isteri Ny Hatimah Bambang Sukarno diterima pimpinan  pabrikan gudang garam Tjong Giong   dan juga  Camat Bulu Usdimanto .
         Bupati meminta pada seluruh pabrik rokok yang mempunyai perwakilan di daerah Temanggung  untuk mulai membuka gudang dan melakukan pembelian tembakau rajangan dari petani. Pembelian tembakau secara serentak dinilai efektif dan berdampak baik dalam meningkatkan harga tembakau, sebab terjadi kompetisi mendapatkan tembakau terbaik.
         "Pabrik rokok harus buka gudang serentak, pembelian harus dilakukan bareng, baik itu oleh Gudang Garam dan Djarum. Pabrik rokok seperti Bentoel, Nodjorono dan yang lain juga harus beli tembakau rajangan agar meningkatkan harga tembakau dan pedagang maupun petani sejahtera ," katanya.
         Berdasar pantauan dilapangan saat cuaca  cukup baik sehingga dimungkinkan bisa menghasilkan tembakau berkualitas. Oleh karena itu diminta para petani mengolah tembakau dengan sebaik-baiknya  dan menjaga kualitas kemurnian tembakau asli Temanggung  sebagai tembakau lauk terbaik di dunia.  
         Tjong Giong greder perwakilan Gudang Garam mengatakan, untuk masa panen kali ini cuaca cukup mendukung yang ditandai terang benderang cukup sinar matahari sehingga  tembakau yang dirajang bisa kering sehari.  Pihaknya akan melakukan pembelian tembakau dari petani mulai  saat ini  hingga terpenuhinya kuota dari PR Gudang Garam yang berkantor pusat di Kediri (Hms17/ Edy Laks)

 

Berita Terkait