Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PPS Rekap Hasil Penghitungan Suara pilgub dan Pilbup

Selasa, 28 Mei 2013 Politik
Temanggung- Panitia Pemungutan suara ( PPS ) yang tersebar di 289 Desa/kelurahan 20 Kecamatan  se Kabupaten Temanggung selam dua hari ini Senin dan selasa ( 27-28/5 ) melakukan rekapitulasi hasil pemungutan suara baik untuk Pemilhan Gubernur Jawa Tengah maupun  Pemilihan Bupati Temanggung.
    Komisioner KPU Yami Blumut dikantornya Senin (27/5)  menjelaskan,   sebagaimana diketahui Pemilukada  baik untuk Pemilhan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Tengah maupun  Pemilihan Bupati /Wakil Bupati Temanggung dilaksanakan Minggu kemarin ( 26/5 ) . Pemugutan suara berlangsung di  1717 TPS  . Sesuai tahapan hasil akhir rekap manual di PPS dilakukan 2 hari pada 27dan 28 Mei 2013 dan di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada 29 Mei 2013. Sedang  di tingkat KPU Temanggung dilakukan pada 1 Juni 2013 dalam rapat pleno . Dengan hasil akhir rekap manual di KPU tersebut baru bisa diketahui perolehan  suara masing-masing kandidat . Khusus untuk Pemilhan Bupati/wakil Bupati  hasil akhir tersebut akan menentukan apakah pemilukada berlangsung satu putaran atau dua putaran.
    Sebagaimana diketahui berdasarkan hitung cepat  pemilihan Bupati/Wakil Bupati Temanggung yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung  pasangan calon nomor urut 3 Bambang Sukarno-Irawan Prasetyadi yang diusung  PDI Perjuangan  untuk  sementara unggul  meraup suara  148.645 (40,86 %).
        Di urutan dua ditempati Pasangan calon nomor urut 2, Fuad Hidayat-Andoyo diusung PKB dan Gerindra maraih  91.933 (25,27 %). Pasangan  incumbent  Wakil Bupati  calon nomor urut 1  Budiarto-Dedi Haryadi yang diusung Partai Golkar, Demokrat, PPP, Hanura dan PKNU  mendapat  74.394 (20,45 %). Pasangan calon nomor urut 5, Anif Punto-Budidoyo yang diusung Partai Amanat Nasional  meraih  39.650 (10,40 %) dan pasangan  calon perseorangan nomor urut 4  Hadi Kuswanto-Tri Murdoko Sungkono mengumpulkan 9.160 (2,52 %). 
        Penghitungan cepat hasil pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) bupati dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Hitung cepat berdasarkan laporan masuk secara acak dari 80 % PPS.  ujar Yami      (Hms/Edy Laks)


Berita Terkait