Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Investasi Umat dengan Gerakan Anak Soleh

Selasa, 15 Mei 2018 Umum

TEMANGGUNG, Majelis Taklim Roudlotul Fallah Ngadigunung Tuksari Kledung mengadakan Haflah Attasyakur Lil Ihtitam ke-14, dengan Pengajian Akbar yang mengundang KH Drs  Hasyim Affandi sebagai Penceramah Maudlotul Hasanah, Ahad,  13 Mei 2018.
    Dalam ceramahnya,  KH. Drs. Hasyim Afandi menekankan arti penting  manusia dalam menuju keridloaan Allah, dengan mengutib kitab karya Imam Al Ghozali  Minhajul Abidin.  Diantara 7 jalan menuju jalan kebenaran dan lurus  ada 2 yang penting pertama yaitu manusia harus mengetahui jati dirinya dan yang kedua berupaya selalu memohon hidayah. Sebagaimana di Ibnu Katsir ayat -6  Surat Al Fatihah yaitu Ihdinashirotol Mustaqim. Permohonan petunjuk jalan yang lurus ini senantiasa kita panjatkan minimal 17 kali dalam sehari semalam, agar kita selalu diberi petunjuk khususnya orang mukmin. Selain itu, dengan sholat agar selalu dimantapkan dan ditambah hidayahnya.
    KH Hasyim juga menekan mengapa orang tua penting mendidik anak-anaknya  di TPQ, pesantren dan lembaga pendidikan agamanya. Beliau memberikan gambaran secara umum, kita akan berinvestasi dengan anak-anak kita di 10-15 tahun yang akan datang.Setidaknya ada 4 alasan mengapa perlu mendidik anak-anak kita,  yaitu agar menjadi anak yang solih dan solihah. Pertama anak sholeh dicirikan dengan kemampuan anak kita mampu membaca dan memahami Al Quran dengan benar, kedua anak-anak kita menegakkan sholat sejak kecil,  ketiga anak-anak mampu berlatih akhlakul karimah dan yang keempat anak-anak mengenal dan meneladani Rasullullah Muhammad SAW.”
    “Agar tujuan tersebut tercapai, maka perlu diperhatikan kedisiplinan Guru/ustad,  guru/ustad harus menyesuaikan perkembangan metode mengajar, ada keteladanan dari guru, dan perhatian orang tua santri, kata Hasyim.
    Yami Blumut,  pembina Roudlotul Falah menekankan bahwa tidak mudah menjaga lembaga pendidikan non formal  selama 14 tahun, karena harus berjuang dan konsisten melayani umat untuk mengenal tradisi ahlu sunnah waljamaah dalam bingkai tradisi masyarakat.
    Pengasuh Majelis Taklim Roudlotul Fallah Ngadigunung Tuksari Kledung  selam 14 tahun, membina anak-anak  yang berjumlah 125 orang, yang terbagi dalam pengajian rutin harian,  ba’da asar,  ba’da magrib, dan ba’da isya. Pada malam hari dilanjutkan dengan mujahadah rutin dan setiap malam ahad ada khitobah.    Alhamdulillah   pada tahun ini mampu mengadakan Haflah Attasyakur Lil Ihtitam  yang ke-14.( Hms18/ Edy Laks )

 

Berita Terkait