Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Bupati Resmikan PAMSIMAS 25 Desa

Kamis, 21 Pebruari 2019 Umum

Temanggung, Bupati Temanggung H.M. Al Khadziq Meresmikan proyek PAMSIMAS (Penyedian Air Minum dan Sanitasi Bebasis Masyarakat) Untuk 25 Desa Penerima Pamsimas Tahun 2018 Di Kabupaten Temanggung yang di Pusatkan di Desa Botoputih Kecamatan Tembarak, Rabu (20/01/2019).
     Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan membuka air kran disaksikan Sekertaris Dinpermades dan Dukcapil provinsi Jateng, perwakilan Bank Dunia, Camat Tembarak Beserta Muspika dan Pejabat Terkait.
     Bupati dalam sambutanya mengatakan, Pemkab Temanggung memberikan apresiasi yang tinggi dengan adanya proyek pamsimas yang ada di Kabupaten Temanggung sehingga memberikan manfaat  untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Diharapkan masyarakat memanfaatkan air secara efektif dan efisien guna menunjang kebutuhan sehari-hari.
     Menurut Bupati, program pamsimas sangat tepat di Kabupaten Temanggung mengingat kontur desa-desa di Temanggung banyak di pegunungan banyak mata air independen kalo di kelola oleh Pemrintah Kabupaten/ PDAM tidak akan efisienkarena jaranya yang berjauhan dan yang paling tepat adalah diklola sendiri oleh masyarakat dengan sistem pasimas seperti ini.
     Pamsimas Mesti digunakan seefektif mungkin dalam memenui kebutuhan sehari-hari, dan warga masarakat dihimbau untuk merawatnya tidak hanya salurannya tapi juga sumber airnya karena air ini bersumber lagsung dari Allah SWT maka warga diminta untuk benar-benar merawat sumbernya.
     Gubernur Jawa Tengah  dalam sambutanya tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Ir. Agus Suranta, M. Si Mengatakan di beberapa wilayah keberadan pamsimas terbukti mampu memutuskan mata rantai kuman dan mengurangi angka kematian hampir 50%  terkait dengan penyakit diare dan penyakit yang ditularkan melalui saluran air.
     Program pamsimas tahun 2018  dilaksanakan di 25 desa menghabiskan anggaran 5,8 milyar dibagi menjadi dua sumber dananya , 20 desa dari  APBN 3,8 milyar dan yang  5 desa bersumber dari APBD 978 Juta, progam pamsimas bertujan untuk menyediakan air minum dan sanitasi yang layak 100% bagi masyarakat.(Hms/Akbar Haksomo) 

Berita Terkait