Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pembangunan Gorong-Gorong Proyek TMMD Dikebut

Sabtu, 09 Maret 2019 Umum

Temanggung, Pembangunan  gorong-gorong proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Reguler  ke 104 Tahun Anggaran 2019 di Desa  Tlahab  Kecamatan Kledung dikebut. Hal itu bertujuan setelah gorong-gorong  selesai dibuat bisa dilalui kendaraan untuk mengangkut material pentrasahan jalan dan senderan.   
     Edy Siswanto  dari Dinas Pemberdayaan  Masyarakat Desa  Kabupaten Temanggung  dikantornya Jum’at  (8-3-2019) menjelaskan  dari 7 lokasi gorong-gorong yang digarap, saat ini sudah diselesaikan di 2 lokasi. Diharapkan dalam minggu ini seluruh gorong-gorong sudah terbangun  sehingga bisa dilalui kendaran untuk mengangkut material seperti, batu, pasir dan semen yang akan digunakan untuk membangun pentrasahan jalan dan senderan.
     Diutarakan dengan telah diselesaikannya  pembangunan gorong-gorong di 2 lokasi, maka pembangunan menerasah  jalan dan senderanpun juga sudah mulai dikerjakan, karena   kendaraan pengangkut material  sudah bisa lewat. Untuk pengerjaan senderan dari target  di 6 titik  saat ini sudah rampung di 3 titik. Sedangh pentyrasahan jalan sepanjang  1.431 m lebar  3 m sudah mencapai sekitar 25 %. Demikian halnya pembangunan  rehab Rumah tidak Layak Huni (RTLH)  4 unit juga sudah mulai dikerjakan, bahkan  1 unit saat ini sudah  dilakukan  pemasangan dinding penyekat.
     Ditempat terpisah komandan Kodim 0706 Temangggung Letkol David Alam  mengatakan Program  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Reguler  ke 104 Tahun Anggaran 2019 di Desa  Tlahab mulai dilaksanakan sejak tanggal 26 Februari silam  dengan sasaran menggarap blok trasah jalan  panjang 1.431 m lebar  3 m,  talud 6 titik, gorong-gorong 7 unit, drainase 1 titik  dan rehab rumah  tidak layak huni 4 unit. Disamping itu  juga melaksanakan sasaran non fisik  berupa penyuluhan tentang kenakalan remaja, bela Negara, pernikahan dini, pengelolaan sampah, kesehatan masyarakat, pertanian dan perkebunanHIV/Aids, narkoba dan pemutaran film layar cancap/hiburan masyarakat.
     Untuk menggarap seluruh proyek yang dikerjakan  melibatkan  SSK  110 orang, Staf Stgas 15 orang, tim asistensi 25 orang, Polres Temanggung 10 orang, Linmas 10 orang dan masyarakat 350 orang. Sedang biaya pengerjaan  sebesar Rp. 1.322.828.500 bersumber dari anggaran PJO Rp.323.900.000, APBD Provinsi Rp.160.000.000, APBD Kabupaten Rp.750.000.000 dan swadaya masyarakat  Rp.88.928.500.
     “Program TMMD bertujuan  mempercepat  pembangunan di desa supaya semakin maju dan berkembang yang  otomatis akan memacu kelancaran transportasi perekonomian warga. Disamping itu berdampak positif guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk  menunjang stabilitas nasional“  ujarnya.(Hms/Edy Laks)

Berita Terkait