Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Bappenas kunjungan lapangan di Temanggung

Jumat, 05 April 2019 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Badan Perencanaan Pembangunan Nassional mengadakan kunjungan lapangan melihat berbagai obyek perencanaan pembangunan di Temanggung Kamis (4-3-2019).  Tim Bappenas  di pimpin Agustin disertai anggota, didampingi Bupati HM Alkhadziq, Plt Kepala Bappeda Ripto Susilo  dan pejabat terkait.
          Ketua tim Bappenas Agustin mengatakan kunjungan lapangan di Temanggung bertujuan untuk melihat langsung terhadap berbagai obyek perencanaan pembangunan berkait dengan penilaian lomba Penghargaan Pembangunan Daerah tahun 2019   di mana Kabupaten Temanggung maju ke tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah. Berbagai  obyek yang dikunjungi meliputi lokasi  pembangunan sarana dan parasarana  pendukung obyek wisata  Sindoro water Park  di desa Rejosari Kecamatan Bansari. Pembangunan jalan wates – Wonoboyo pendukung wisata Curug Surodipo.
          Disamping itu tim juga mengunjungi  lokasi pembangunan jamban komunal lingkungan karangsari Kelurahan Parakan Kauman. Setelah dari Parakan tim  meninjau  lokasi kegiatan gerakan usaha membangun kota sing resik, ekonomi gemilang, edukasi dengan teknologi  (Kampung Proklim) di kelurahan Walitelon Selatan.    
          Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Temanggung Ripto Susilo mengatakan Pemkab Temanggung raih juara pertama Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) se Jawa Tengah (Jateng). Atas prestasi itu Temanggung berhak maju mewakili Jateng untuk penilaian tingkat nasional.
          Disampaikan terdapat 10 besar dalam penilaian tingkat Jawa Tengah, yakni Kabupaten Temanggung, Pekalongan, Banyumas, Klaten, Batang, Pati, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Pekalongan, dan Kota Semarang. Dari penilaian itu Temanggung mendapat nilai 10.
          Menurut dia dari sebelumnya ranking 27 menjadi 10 besar itu sudah luar biasa untuk Kabupaten Temanggung. Waktu ekspos 10 besar tersebut Temanggung mendapat bagian pertama sehingga saat ekspos ada komentar dari dewan yuri Temanggung menjadi standar, artinya kalau ada nilai yang lebih rendah nanti akan di bawahnya terus dan kalau ada nilai yang bagus akan lebih tinggi dan ternyata mendapat peringkat pertama.(Hms/Edy Laks)

Berita Terkait