Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

264 Pegawai Terima SK CPNS

Selasa, 09 April 2019 Pemerintahan

264 Pegawai Terima SK CPNS
TEMANGGUNG, Bupati HM Al Khadziq   menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 264 pegawai dari berbagai formasi   di Graha Bhumi Phala Setda Kabupaten Temanggung  Senin  (8/4). Penyerahan SK disaksikan Kepala Inspektorat, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kesehatan   dan pejabat terkait.
     Bupati dalam sambutannya mengatakan, dengan diterima SK CPNS diharapkan para pegawai  meningkatkan kinerjanya di tempat kerjanya masing-masing dalam mengabdi kepada bangsa dan negara  guna melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dengan telah diangkatnya menjadi CPNS maka  para pegawai  diberikan  masa percobaan selama maksimal  1 tahun sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS. Apabila  dalam menjalankan percobaan tersebut tidak menunjukkan disiplin dan kinerja yang baik, maka Pemerintah Kabupaten Temanggung tidak segan-segan  untuk memberhentikan dari CPNS.
     Dikemukakan, bahwa dalam pengangkatan  CPNS ini, Pemerintah Kabupaten Temanggung sama sekali  tidak memungut biaya apapun, baik untuk proses pendaftaran, pemberkasan maupun pengurusan NIP di BKN. Dengan demikian apabila ada orang yang mengaku dapat menghubungkan dengan orang-orang dalam atau pengambil kebijakan Pemkab Temanggung, maka  orang tersebut merupakan oknum yang tidak bertanggungjawab.
     “Oleh karena itu dengan diterimanya SK CPNS mesti disyukuri dengan bekerja penuh tanggung jawab, karena tidak semua pelamar lolos  diangkat menjadi CPNS.  Disisi lain juga dilarang melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat Negara, pemerintah dan PNS serta menyalahgunakan wewenang”, pintanya
     Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Djakfar  Muhtar menjelaskan 264 pegawai  yang menerima  Surat Keputusan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) terinci  dari formasi khusus  terdiri dari tenaga guru honorer eks KII 15 orang, sarjana cumlaude 2 orang  dan desabilitas 2 orang. Formasi umum terdiri dari  tenaga guru 117 orang, tenaga kesehatan 93 orang  dan tenaga teknis lainnya 35 orang.  Sementara itu ada  5 formasi yang tidak terisi yakni  2 dokter karena tidak hadir pada saat tes, 2 KII tidak lolos  passing grade dan 1 Disabilitas. (Hms/Edy laks).

Berita Terkait