Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

P4MI

Sabtu, 23 Mei 2009 Sosial
PENDAPATAN PETANI MISKIN DI TEMANGGUNG DITINGKATKAN MELALUI PROYEK P4MI

TEMANGGUNG, Pendapatan Petani miskin di Kabupaten Temanggung terus diupayakan meningkat  dengan melaksanakan Proyek program peningkatan pendapatan petani miskin melalui inovasi (P4MI). Proyek yang berlangsung sejak 2003 hingga 2009 itu  baik berupa fisik maupun non fisik, dalam waktu dekat ini akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab).
     Asisten Proyek P4MI, Ariadi, di kantornya kemarin mengatakan, penyerahan hasil-hasil proyek P4MI kepada Pemkab tersebut, direncanakan paling lambat pada September mendatang . Proyek-proyek tersebut terdapat di 234 desa, atau sebanyak 80% dari jumlah seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Temanggung, yang jumlahnya 289 daerah.
     "Hampir seluruh desa di 20 Kecamatan se Kabupaten Temanggung melaksanakan proyek P4MI, terkecuali desa-desa yang merupakan ibu kota kecamatan. Sasaran proyrk yang digarap dititikberatkan pada pembangunan sara prasaran guna meningkatkan pendapatan petani miskin" ujar dia, seraya mengatakan, untuk setiap desa mendapat alokasi dana sebesar Rp 240 juta,  pendanaan pokoknya berasal dari pemerintah pusat melalui pinjaman Asian Developmen Bank (ADB).
     Dia mengatakan, proyek-proyek fisik sebagai hasil kegiatan P4MI tersebut terdiri dari berbagai bentuk. Yakni, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 444.570 meter, saluran irigasi total sepanjang 173.823 meter, pembangunan gudang atau lumbung total seluas 2.814 meter persegi, serta demplot budi daya pertanian sebanyak 354 unit/jenis.
     "Di samping itu, untuk program non fisik berupa pelatihan budidaya pertanian, sebanyak 608 unit/jenis,"tambah dia, yang juga menyatakan, dana untuk pelaksanaan P4MI itu adalah dari ADB (APBN) sebanyak 60,7 milar lebih, dan dana pendampingan APBD II sebesar Rp 6,338 miliar.
     Sebagai upaya agar hasil-hasil yang akan diserahkan ke masyarakat tersebut tetap terpelihara, dan dapat dimanfaatan dengan baik-baiknya, maka pihaknya kini tengah mempersiapkan strategi keberlanjutan P4MI. Antara lain dengan memberikan pelatihan pengelolaan paska pelaksanaan P4MI kepada Komisi Investasi Desa (KID), yang sebelumny merupakan pelaksana proyek di tingkat desa.
     Menurut dia, aset-aset hasil program P4MI, setelah diserahkan nanti akan menjadi tanggungjawab KID dan pemerintah desa dalam pemeliharaan dan pengelolannya. Kesepakatan-kesepakatan mengenai pengaturan aset-aset tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam peraturan desa (Perdes) desa setempat, sehingga jelas ketentuannya.(Hms/Edy Laks).

Berita Terkait