Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PASOKAN KURANG, WARGA BELUM SEMUA TERIMA KOMPOR GAS

Kamis, 11 Juni 2009 Umum
PASOKAN KURANG, BELUM SEMUA WARGA TERIMA KOMPOR GAS

TEMANGGUNG, Akibat pasokan dari distributor kurang, belum semua warga  di Desa Kedu Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung menerima paket bantuan kompor gas. Warga yang belum menerima diminta bersabar, paket bantuan kompor gas akan diberikan jika sudah mendapat pasokan tambahan dari distributor.
     Pembagian paket bantuan kompor gas  program konversi minyak tanah ke gas elpiji dari Pemerintah di Kabupaten Temanggung dimulai kemarin. Sejumlah Desa mulai membagikan bantuan kompor gas secara gratis kepada warga penerima.  Salah satu diantaranya di Desa Kedu Kecamatan Kedu, pembagian bantuan kompor gas berlangsung dibalai desa setempat, namun  tidak semua warga yang terdata,   menerima  kompor gas. Hal itu disebabkan  pasokan dari pihak distributor kurang,  tidak sesuai permintaan.
     Petugas pelaksana  pembagi bantuan,  Faqih menjelaskan, jumlah warga yang berhak menerima tercatat sebanyak  1520 Kepala Keluarga (KK). Namun  paket kompor gas yang dipasok distributor baru 1400 buah, sehingga jumlah warga yang menerima juga baru 1400 KK. Sedang 120 KK yang belum menerima  diminta bersabar, paket bantuan akan diberikan bila kekurangan pasokan dari distributor sudah dipenuhi.
     Diutarakan, tidak tahu  pasti penyebab kuranganya  jumlah paket bantuan  kompor gas dari distributor. Pihak desa hanya bisa menerima  sesuai yang dikirim meski jumlahnya kurang. Oleh karena itu  pada saat pembagian  hanya mengundang 1400 KK, sedang yang 120 tidak diundang supaya tidak kecewa. Pihak desa menjanjikan,apabila kekurangan  paket bantuan kompor gas sudah dipasok distributor, akan segera dibagikan
     “Sesuai pendataan, jumlah  calon penerima bantuan kompor gas sebanyak 1520, namun tahu-tahu pihak distributor hanya mengirim 1400. Ya hanya jumlah itu saja yang dibagikan. Sementara mengenai penyebab kekurangan yang 120 tidak dijelaskan oleh pihak distributor. Oleh karean itu diminta distributor segera memasok kekurangan untuk segera dibagikan agar tidak menimbulkan kecemburuan” ujarnya .
     Hal senada juga disampaikan petugas lain, Harsono mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kekurangan paket kompor gas elpiji. Hal tersebut menyulitkan pihak desa, karena yang selalu menjadi tumpuan warga . Dikatakan bagi warga yang sudah menerima, mendapat paket bantuan berupa 1 buah kompor gas, 1 buah tabung, 1 buah regulator, 1 buah selang, sejumlah klem, kartu asuransi dan brosur petunjuk penggunaan.
     Sementara warga penerima, Wartini, Sulimah dan Solekhan mengaku senang mendapat bantuan  yang sudah dinanti-nantikan cukup lama . Mereka menuturkan, paket bantuan kompor gas gratis dari pemerintah akan dimanfaatkan untuk keperluan memasak sehari-hari.  Selama ini ujarnya, untuk keperluan memasak menggunakan kompor minyak tanah, namun acapkali terjadi kelangkaan minyak tanah dan kalaupun ada harganya mahal sehingga menyulitkan.
     “Selama ini memasak mengunakan kompor minyak   yang dirasakan berat karena harga minyaktanah semakin mahal mencapai Rp. 4000/liter dan itupun jumlah sedikit sehingga acapkali tidak mencukupi. Namun dengan adanya paket bantuan kompor gas ini dirasakan meringankan“ tutur  mereka dengan nada gembira (Hms/Edy laks)  

Berita Terkait