Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PERTENGAHAN 2009 GEDUNG PERPUSTAKAAN DAERAH MULAI DIBANGUN

Kamis, 11 Juni 2009 Umum
Pertengahan 2009, Gedung Perpustakaan Daerah Mulai Dibangun

DISEDIAKAN KOMPUTER BICARA UNTUK TUNA NETRA

TEMANGGUNG, Membaca merupakan salah satu kunci bagi seseorang untuk mendapatkan wawasan dan ilmu pengetahuan yang lebih luas. Karena itu, membudayakan gemar membaca bagi masyarakat akan memberikan nilai tersendiri untuk meningkatkan keberdayaan mereka dalam menghadapai arus informasi dan kemajuan jaman yang semakin pesat. Membudayakan gemar membaca bukan hanya sekedar dalam “himbauan” saja, namun pemerintah harus secara aktif ikut memfasilitasi dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi masyarakat.
     Dalam  tahun 2009 ini, Pemerintah Kabupaten Temanggung akan segera membangun gedung Perpustakaan Daerah yang berlokasi di sekitar Taman Kartini Kowangan. Gedung berlantai dua ini akan lebih representative bagi para pembaca karena dilengkapai dengan berbagai fasilitas yang cukup memadai.
     Menurut Herminati, Kasi Perpustakaan pada Kantor Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi, ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan, gedung perpustakaan ini akan dibangun pada pertengah tahun 2009 dan diharapkan selesai pada akhir tahun. Sehingga pada awal Tahun 2010, gedung ini akan dapat beroperasi.
     Berdasarkan Design Engineering Devision (DED) pembangunan gedung Perpustakaan Daerah, gedung ini akan menelan biaya kurang lebih 1,9 milyar rupiah dari APBD Kabupaten Temanggung denganbangunan dua lantai. Lantai satu meliputi pembelajaran anak, koleksi buku, sirkulasi umum, dan buku braile bagi penyandang cacat netra. Disamping itu juga disediakan fasilitas khusus bagi penyandang cacat. Khusus untuk anak-anak disediakan ruang khusus berupa permainan edukatip yang meliputi pembelajaran dan koleksi anak.
     Sementara itu, lantai dua meliputi ruang multi media dan  referensi khusus dan tidak dipinjamkan. Di lantai dua ini para pengunjung hanya diperbolehkan membaca dan buku tidak dipinjamkan untuk dibawa pulang. “Koleksi khusus ini hanya untuk buku-buku tertentu yang memiliki keunikan atau harga mahal, sehingga tidak boleh dibawa keluar dari ruangan,” tandas Herminati.
     Ruang multi media diharapkan akan membangkitkan gairah bagi para pengunjung khususnya bagi para pelajar. Disini disediakan delapan unit computer yang dilengkapai dengan jaringan internet, hot spot dan audio visual sehingga para pengunjung juga dapat membawa lap top sendiri untuk mengakses internet. Fasilitas tambahan yang disediakan berupa cd edukatif yang memungkinkan pengunjung untuk menjelajah ilmu pengetahuan melalui computer interaktif. Selain itu juga disediakan satu unit computer bicara yang dikhususkan bagi penyandang cacat tuna netra.
     Saat ini Kantor Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi memiliki 25,000.000 buku dengan berbagai koleksi. Setiap tahunnya buku yang diadakan kurang lebih sejumlah 2.000 buku dan 500 buku untuk bantuan perpustakaan desa. Rata-rata pengunjung yang datang di Perpustakaan Daerah sebanyak 125 orang per hari. Setiap pengunjung hanya diperbolehkan meminjam maksimal dua buku untuk satu minggu dan dapat diperpanjang satu minggu berikutnya. (Hms/Arbai).

Berita Terkait