Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KONTINGEN PORPROV TEMANGGUNG

Rabu, 29 Juli 2009 Umum
KONTINGEN PORPROV TEMANGGUNG
DIBERANGKATKAN

TEMANGGUNG, Sebanyak 176 personil dari Kabupaten Temanggung berangkat mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Surakarta dan Semarang.  Pelepasan kontingen dilakukan di halaman Sekretariat Daerah oleh Bupati Temanggung Drs. H. Hasyim Afandi Selasa(28/7).
     Dari 17 cabang yang diikuti, KONI menargetkan perolehan medali emas 6 buah, perak 8 buah dan perunggu 12 buah. “Sehingga dengan demikian, kalau target ini tercapai, posisi Temanggung akan naik dari ranking 27 menjadi dibawah 20 besar” kata Ketua KONI Temanggung, Drs. Sukadi.
     Bupati Temanggung mengatakan, dari semua cabang yang diberangkatkan tidak ada yang tidak berpotensi merebut medali, semua berpotensi. Apalagi dengan kegigihan dan semangat juang yang tinggi, kemenangan bisa dicapai. “Temanggung itu berasal dari kata “MANGGUNG“ (punya kharisma) bukan “TANGGUNG”. bicara masalah “manggung”, sudah barang tentu pikiran kita akan  membayangkan burung perkutut. Seekor perkutut bisa dikatakan manggung kalau dia dalam kondisi ““ON”, atau sedang tampil dengan kemampuan terbaiknya. Sepuluh tahun yang lalu kita bisa ranking 13 Jawa Tengah. Kalau dulu bisa, sekarang juga bisa. Kuncinya adalah semangat dan motivasi untuk berbuat yang terbaik bagi daerahnya.
     Kita harus berangkat dengan motivasi, bahkan imajinasi. Imajinasi untuk “manggung”  dan menang. “Berangkatlah dengan penuh semangat untuk membela daerah dan dirimu sendiri” lanjutnya. Pada kenyataanya olah raga pada masa sekarang bisa dijadikan ajang untuk merintis masa depan. Bahkan di negara maju olah raga sudah menjadi semacam industri perusahaan.
     Hasyim juga berharap para pelatih selalu tekun membimbing atlet untuk menggali potensi. “Jangan bosan untuk membimbing, karena kemajuan olah raga tidak bisa dilepaskan dari peranan pelatih. Ditangan pelatihlah kekurangan-kekurangan atlet bisa diminimalkan. Sebaliknya kelebihan-kelebihan bisa dioptimalkan. Dengan demikian kesiapan atlet mengikuti Porprov benar-benar bisa diharapkan.
     Keberhasilan adalah guru yang baik, tetapi kegagalan adalah maha guru. “Untuk cabang yang pada Porprov terdahulu bisa meraih medali, usahakan untuk dipertahankan. Tetapi bagi yang gagal jadikan kegagalan sebagai cambuk untuk meraih prestasi yang lebih baik,” pesannya.
     Ketua umum panitia Porprov 2009 Kabupaten Temanggung Ir. Bambang Dewantoro menjelaskan, dari 17 cabang yang diikuti sebanyak 15 cabang dilaksanakan di Surakarta sedangakan 2 cabang menembak dan senam diadakan di Semarang. Jumlah atlet yang dikirim 113 orang, official 30 dan panitia 33 orang. (hms09/Sis).

Berita Terkait