Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

450 TANKI AIR BERSIH DISIAPKAN PEMKAB

Jumat, 31 Juli 2009 Umum
Antisipasi Musim Kemarau, Pemkab Temanggung siapkan 450 Tanki Air Bersih

TEMANGGUNG, Pemkab Temanggung menyiapkan 450 tangki air bersih untuk dibantukan kepada warga di daerah yang mengalami kekeringan pada  musim kemarau tahun ini . Di samping itu, berbagai persiapan juga dilakukan Pemkab mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi pada musim kemarau.
     Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas), Agus Sudaryono, di kantornya, Kamis kemarin (30/7) mengatakan, berdasarkan perkiraan Badan Klimatologi Semarang, Kabupaten Temanggung saat ini sudah memasuki musim kemarau.
     Karena itu, pihaknya kemudian menyiapkan pasokan air bersih sebanyak 450 tangki bagi warga yang kekurangan air bersih, untuk jangka 3 bulan ke depan. Yakni, bulan Juni, Juli dan Agustus. Diperkirakan, pada bulan September sudah mulai turun hujan kembali, sehingga kebutuhan akan air bersih dari warga sudah mulai dapat terpenuhi.
     "Namun begitu, apabila pada bulan tersebut belum juga turun hujan, atau warga masih kekurangan air bersih, maka kami berencana akan memberikan tambahan pengedropan lagi,''jelasnya.
     Dia mengatakan, untuk keperluan biaya operasional pengedropan air bersih itu akan diambilkan dana dari APBD 2009, pada pos anggaran untuk bencana yang dikelola Kantor Kesbangpol dan Linmas. Dengan biaya perhitungan operasional setiap tangki Rp 150 ribu, maka apabila dialokasikan sebanyak 450 tangki, maka jumlah anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 67 juta. 'Nantinya, apabila diperlukan tambahan pengedropan lagi, maka akan mengajukan permohonan anggaran operasional melalui nota dinas kepada Bapak Bupati.
     Sedangkan kendaraan tangki yang digunakan untuk melakukan pengedropan air bersih tersebut ada 5 buah. Yakni, truk tangki milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebanyak 2 buah, serta milik PDAM Tirta Agung, Dinas Sosial dan Bakorwil Kedu di Magelang, masing-masing sejumlah 1 kendaraan.       
     Dia mengutarakan, bedasarkan laporan yang sudah masuk, saat ini sedikitnya ada 39 desa yang rawan kekeringan dan warganya memerlukan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Ke39 Desa tersebut tersebar di 13 kecamatan, diantaranya  Kecamatan Kaloran, Pringsurat, Kranggan, Jumo, Bejen, Candiroto, Gemawang, Tlogomulyo, Kedu, Bulu, Kandangan dan Parakan .
     “ Ke39 desa tersebut sudah mengajukan surat permohonan bantuan air bersih kepada Pemkab Temangung beberapa waktu lalu dan sejak seminggu lalu Kantor Kesbangpol dan linmas sudah melakuka pengedropan air secara bergiliran sesuai yang dijadwalkan. Kepada desa yang belum menerima diminta bersabar “ ujarnya seraya menambahkan,menghadapi kemarau ini Pemkab juga telah mengirimkan surat kepada masing-masing camat di Kabupaten Temanggung agar mengantisipasi terjadinya kekerungan air bersih, kerawanan pangan dan kebakaran. Selain itu, juga diminta memantau, menginventarisasi dan melaporkan daerah yang kekurangan air bersih.(Hms09/Edy Laks)          

Berita Terkait