Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

GURU DI TEMANGGUNG BERHARAP TUNJANGAN SERTIFIKASI SEGERA TURUN

Senin, 10 Agustus 2009 Pendidikan
GURU DI TEMANGGUNG BERHARAP TUNJANGAN SERTIFIKASI  SEGERA TURUN

TEMANGGUNG, 362 orang guru  di Temanggung  yang sudah dinyatakan lolos  sertifikasi  kuota 2008 mengharapkan  Pemerintah segera merealisasikan  tunjangan sertifikasi. Pasalnya meski sudah lolos 7 bulan lalu, namun sampai sekarang belum menerima tunjangan sertifikasi yang menjadi hak mereka.
     Koordinator Guru Bersertifikasi  Kuota 2008 yang juga Ketua  Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Sudigwo dikantornya Kamis (6/8) mengatakan, dari 490 guru bersertifikasi telah dilakukan validasi oleh Lembaga  Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)  beberapa waktu lalu. Namun  kenyataannya baru 128  orang yang menerima SK sertifikasi dan sudah  menikmati  tunjangan. Dia berharap, pihak LPMP segera menyelesaikan proses validasi, sehingga 362 orang guru yang tercecer secepatnya menerima SK Sertifikasi beserta  tunjangannya.
     “Setelah kami minta penjelasan ke LPMP ternyata proses validasi menggunakan system acak, sehingga tidak semua guru menerima SK Sertifikasi. Diharapkan  proses validasi ini secepatnya bisa dirampungkan  agar  pihak Dirjen Peningkatan Pedidikan  dan Tenaga Kependidikan  bisa segera menerbitkan SK Sertifikasi” ujarnya seraya menambahkan, para guru juga sudah melengkapi persyaratan  untuk memperoleh tunjangan.
     Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Temanggung Tri Marhen Suhardono, SH dikantornya  Kamis (6/8) menjelaskan,  sampai saat ini tunjangan sertifikasi guru belum cair. Diutarakan, jumlah guru yang diusulkan  dan telah lolos validasi tingkat Kabupaten sebanyak 651 orang baik guru TK, SD, SLTP maupun SLTA. Mereka lanjutnya telah diusulkan kepada Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan di Semarang  guna mendapatkan SK Sertifikasi, namun diakui hingga sekarang belum menerima.
     “Sesuai aturan, guru yang diusulkan tersebut  berstatus guru tetap baik di sekolah negeri maupun swasta.Jika di sekolah swasta  guru yang bersangkutan sudah diangkat yayasan, sedangkan di sekolah negeri berstatus guru PNS“ tandasnya.
     Dia menambahkan dari sekitar 4500 orang guru  diberbagai tingkatan, baru  sekitar 30 persen atau  651   orang yang memenuhi syarat  diusulkan memperoleh  SK sertifikasi.  Diharapkan  semuanya sudah dapat dituntaskan paling lambat pada tahun 2014 mendatang.(Hms09/Edy Laks)  

Berita Terkait