Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KEMARAU BERKEPAJANGAN

Senin, 26 Oktober 2009 Umum
KEMARAU BERKEPANJANGAN, PETANI TIDAK BISA GARAP SAWAH

TEMANGGUNG, Meski di sejumlah daerah sudah turun hujan, namun hal itu belum dirasakan para petani di Desa Karangwuni Kecamatan  Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Dampak belum turunnya hujan itu menyebabkan petani saat ini terpaksa belum bisa menggarap sawah untuk ditanami padi. Pasalnya saluran irigasi yang diandalkan untuk mengairi sawah, hingga saat ini belum mengalir akibat pengaruh musim kemarau yang berkepanjangan. Keadaan yang demikian membuat petani pasrah  dan membiarkan ratusan hektar areal  persawahan  kering kerontang kosong tidak bisa ditanamai apa-apa.
     Sejumlah petani saat ditemui Sabtu (24/10) menuturkan, sejak Juni lalu  seiring datangnya musim kemarau praktis saluran irigasi sudah tidak mengalir. hal itu dikarenakan beberapa sumber mata air yang selama ini dimanfaatkan  airnya ke saluran irigasi juga mati. Kondisi yang demikian menyebabkan petani tidak bisa menggarap sawah  untuk diolah  ditanami padi. Lahan sawah  dibiarkan kosong, hingga tanahnya merekah  retak-retak cukup lebar  sebagai tanda bahwa tanah sawah sudah sangat kering dan keras.
     Petani berharap musim kemarau segera berakhir dan berganti musim  hujan agar saluran irigasi kembali mengalir, sehingga  lahan sawah  secepatnya bisa digarap tutur Sunardi dan Kabul petani warga Karangwuni, seraya menambahkan  berharap Pemerintah bisa membangun saluran irigasi teknis sehingga tidak tergantung musim hujan.
     Sementara itu, sambil menanti datangnya musim penghujan, untuk lahan yang sekiranya tidak bisa ditanami padi, saat ini oleh petani sudah mulau disiapkan  untuk ditanami jagung. Berbagai persiapan yang dilakukan meliputi pencangkulan dan penebaran pupuk kandang. Dengan demikian bila sewaktu-waktu sudah hujan, maka bisa dilakukan penebaran bibit jagung.(Hms09/Edy Laks)

Berita Terkait