Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PENUTUPAN TMMD REGULER KE-83

Senin, 02 November 2009 Sosial
TMMD PERLANCAR TRANSPORTASI JALAN
 
TEMANGGUNG, Program  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Reguler  ke-83 dan Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2009 di Desa  Kramat Kecamatan Kranggan berhasil meperlancar sarana transportasi jalan. TMMD yang dilaksanakan   KODIM 0706 Temanggung  selama 21 hari efektif mulai tanggal 9 s/d 29 Oktober  2009, menggarap gorong-gorong, jalam beton, trasah jalan, dan talud jalan.
     TMMD secara resmi ditutup oleh Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Zari di lapangan desa setempat kemarin ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja kepada personil pelaksana disaksikan Wakil Bupati, Muspida, Pimpinan Dewan dan pejabat terkait. Usai upacara penutupan dilanjutkan peninjauan hasil  proyek.
     Wakil Bupati Bupati Temanggung Budiarto, MT disela-sela melakukan peninjauan hasil proyek  menyatakan program TMMD dinilai positif sebagai upaya mempercepat  pembangunan di desa. Dengan demikian memungkinkan desa yang menjadi ajang TMMD akan semakin maju dan berkembang dan  otomatis akan memacu kelancaran transportasi perekonomian warga. 
      “Pemkab menyambut positif dilaksanakannya TMMD, karena bermanfaat untuk memperlancar tarnsportasi perekonomian sehingga berdampak mempercepat penurunan angka kemiskinan, mengingat Rumah Tangga Miskin di Kramat mencapai 40 persen‘ ujarnya kannya.
     Sementara itu Kapten  Gatot Prasojo selaku perwira kegiatan  mengatakan, TMMD menggarap pembangunan jalan beton sepanjang 620 meter dengan lebar 0,80 meter sisi kanan dan kiri jalan, trasahan  panjangnya mencapai  630 meter dan lebar 3  meter. Sedang pembangunan talud dengan tinggi 1,60 meter dan panjang 30 meter. Sedang pemasangan  gorong-gorong  panjang 5 meter tinggi 0,40 meter. Selain itu juga menggarap rehab jembatan sepanjang 5 meter lebar 3 meter.
     “Dipilihnya desa Kramat sebagai ajang TMMD  karena  masyarakat sangat membutuhkan  sarana jalan dan jembatan yang memadai  guna menunjang kelancaran transportasi. Dan membuka akses jalan ke desa-desa sekitarnya.” tandasnya.
     Disamping  menggarap sasaran fisik lanjutnya juga  melaksanakan sasaran non fisik yang dilaksanakan oleh interdep terkait dari 11 departemen peningkatan/pengetahuan tentang pertanian, kesehatan, keamanan dan bela Negara.Dikatakan untuk melaksanakan  kegiatan fisik, setiap harinya dikerahkan  sedikitnya  150 personil. Mereka terdiri dari TNI Kodim, TIMMAS POLRES, Hansip, Gabungan Dinas Jawatan/PEMDA,  dan  masyarakat.
     “Untuk menggarap berbagai sasaran proyek TMMD, seluruhnya menghabiskan biaya Rp.149.620.000,- Dana bersumber dari APBD Provinsi jateng Rp.114.000.000,- dan Dari APBD Kabupaten Rp. 35.620.000,-“  ujarnya.(Hms09/Edy Laks)

Berita Terkait