Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

DANA CUKAI 2010

Senin, 11 Januari 2010 Umum
TEMANGGUNG DAPAT DANA CUKAI 2010 Rp 13,5 MILIAR

TEMANGGUNG, Jatah dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) bagi Kabupaten Temanggung tahun 2010 akan mengalami peningkatan dari pada 2009. Jika DBHCT tahun ini, yang dicairkan 2 tahap itu berjumlah hampir Rp 10 miliar, maka pada 2010 direncanakan yang akan diterima Pemkab Temanggung Rp. 13,5 miliar.
     Wakil Ketua DPRD Temanggung Drs. Tunggul Purnomo di kantornya, kemarin menyatakan, alokasi DBHCHT 2010 bagi Kabupaten Temanggung Rp. 13,5 miliar tersebut telah pasti. Bahkan, jumlah dana tersebut sudah  dimasukkan menjadi salah satu pendapatan dalam rencana APBD 2010. Pemerintah Provinsi telah memberitahukan kepada Pemkab dan DPRD mengenai kepasatian jumlah alokasi DBCHT 2010 itu, sehingga dana yang akan kita terima telah kita bahas dan masuk menjadi pendapatan dalam RAPBD 2010.
     Dia mengatakan, DPRD meminta agar anggaran dari DBHCHT itu dialokasikan khusus bagi pelaksanaan kegiatan atau program yang berkaitan dengan petani tembakau. Yakni, yang berada di kawasan lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Prau, atau di wilayah 14 kecamatan yang merupakan penghasil tembakau.
     Di samping itu, pelaksanaan kegiatan menggunakan anggaran DBHCHT tersebut juga agar benar-benar diintregasikan dengan rencana induk (master plan) pengembangan pertembakauan di Kabupaten Temanggung. Sebagaimana yang saat ini tengah disusun tim Pemkab dengan koordinator Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
     Menurutnya, rekomendasi dari hasil penelitian Balitas yang dimasukkaan menjadi salah satu bagian pada rencana induk, antara lain adalah upaya untuk menjaga kualitas serta pemurnian benih tembakau asli Temanggung. Selama ini, beberapa daerah di Kabupaten Temanggung memang dikenal sebagai penghasil benih, seperti Kemloko (Tembarak) dan Kledung.Selain itu perlunya ada program yang ditujukan untuk konservasi tanah dari lahan tanaman tembakau tersebut. Mengingat tembakau itu merupakan tanaman semusim, yang tidak memilki fungsi untuk menjaga erosi sebagaimana tanaman keras.(Hms10/EdyLaks)  

Berita Terkait