Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SMK 1 TEMANGGUNG BERENCANA MENGEMBANGKAN JAMUR

Rabu, 17 Maret 2010 Pendidikan
SMK 1 TEMANGGUNG BERENCANA MENGEMBANGKAN JAMUR

TEMANGGUNG, SMK Negeri 1 Temanggung merencanakan pengembangan  industri jamur  menjadi  program agro wisata dan kuliner. Rencana pengembangan jamur tesebut dipaparkan dihadapan Bupati, Wakil Bupati dan pejabat terkait  di ruang gajah pendopo Jenar  Setda kabupaten Temanggung Senin (15/3).
     Kepala SMK Negeri 1 Drs. Purwono dalam paparannya menjelaskan,  alasan memilih usaha pengembangan jamur  karena jamur banyak mengandung gizi dan vitamin serta  merupakan makanan bersih, bebas pestisida, bahan kimia lainnya yang berdampak negatif. Selain itu jamur lingzhi sebagai anti oksidan dan obat serta mengandung serat kasar tinggi baik untuk pencernaan. Jamur lanjutnya juga mengandung  polysacharida dan anti tumor, plovastin yang berkhasiat menghambat metabolisme kolesterol dalam tubuh.
     “Jamur  sangat baik bagi kesehatan sehingga layak dikembangka dan diolah menjadi berbagai macam produk makanan  seperti keripik, baso, aneka minuman dan dibuat kapsul obat  untuk menjaga stamina. Berdasarkan hal itu jamur memiliki prospek  cerah untuk dijadikan kegiatan agro wisata dan kuliner yang menjanjikan keuntungan“ ujarnya.
     Menurutnya, wisata kuliner jamur bertujuan untuk meningkatkan  pengetahuan masyarakat  tentang perjamuran, agri bisnis dan agro industri jamur. Selain itu  mendorong masyarakat untuk meningkatkan inovasi  sekaligus menumbuh kembangkan jiwa interprenur dalam bidang agri bisnis dan agro industri jamur. Disisi lain juga mendorog kawasan Kabupaten Temanggung sebagai sentra jamur yang meliputi aspek penelitian dan pengembangan budidaya, produksi/pengolahan serta pemasaran sehinga ekonomi masyarakat meningkat.
     “Dengan adanya wisata kuliner Jamur memberi alternative berwisata yang bernilai edukasi kepada masyarakat. Disamping itu bertujuan meningkatkan peran serta dunia pendidikan dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah” katanya  seraya menambahkan  lokasi pengembanga industri jamur direncanakan di komplek Kledung Pass.
     Purwono menambahkan, manakala  rencana pengembangan jamur dapat terealisasi, maka  masyarakat dapat menikmati berbagai obyek  seperti pabrik bibit, kebun berbagai jenis jamur sekaligus pabrik pengolahannya. Obyek lain yang bisa dikunjugi  rumah makan jamur dan menu khas Temanggung tempo dulu, pusat oleh-oleh dan gallery souvenir.  Disamping itu  bagi pelajar bisa menjadi wahana belajar  di museum jamur sembari menikmati indahnya  pemandangan alam gunung Sumbing-Sindoro.
     Bupati Drs. Hasyim Afandi dalam tanggapannya mengatakan , Pemerintah Kabupaten Temanggung menyambut positif upaya SMK Negeri Temanggung untuk mengembangkan industri jamur sebagai  bagian agro wisata dan kuliner. Namun demikian rencana tersebut perlu dikaji lebih lanjut dengan berbagai pihak agar nantinya  benar-benar layak jual untuk ditawarkan investor.
     Menurutnya, pengembangan jamur kedepan tidak menutup kemungkinan dijadikan ikon makanan khas Temanggung. Selain  Kledung ujarnya ada alternatif lain yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan, Taman Kartini Kowangan  dan Pingit Pringsurat.
     Hal senada juga dikemukakan Wakil Bupati Ir. Budiarto, MT yang mengatakan, jamur marketable untuk dikembangkan karena selain cita rasanya yang khas, juga berkhasiat untuk kesehatan. Industri jamur lanjutnya manakala dapat dikembangkan secara optimal menjadi agro bisnis dan wisata kuliner akan meningkatkan ekonomi warga. (Hms10/Edy Laks).

Berita Terkait