Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SMK I TEMANGGUNG MAJU LOMBA CITRA PELAYANAN PRIMA

Kamis, 01 April 2010 Pendidikan
SMK I TEMANGGUNG MAJU LOMBA CITRA PELAYANAN PRIMA

TEMANGGUNG,  Kabupaten Temanggung mengajukan SMK Negeri 1 (STM Pembangunan)   karena mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan unit pelayanan publik  lain. SMK Negeri 1 atau STM Pembangunan telah banyak mengukir  prestasi akademik baik di tingkat Kabupaten, regional maupun nasional.
     Demikian dikemukakan Bupati Drs. Hasyim Afandi ketika menerima tim penilai  Unit Pelayanan Publik Provinsi Jawa Tengah di aula SMK 1 Rabu (31/3). Rombongan tim penilai dipimpin  Andi Mulyono  diikuti segenap anggota.
     “SMK Negeri I Temanggung  telah banyak  memberikan kontribusi dalam menyediakan  lulusan yang siap pakai bagi dunia usaha  dan dunia industri . Lulusan-lulusan   terbaik  selalu mendapat  tempat dan dipesan oleh dunia industri yang membutuhkan“ tandasnya seraya menambahkan  dalam memberikan pelayanan SMK tidak hanya memberikan pelayanan  akademik kepada siswa-siswi saja, namun juga  melayani masyarakat  yang ingin meningkatkan ketrampilan di bidang  pertanian dan home industri pengoalhan hasil pertanian.
     Dikatakan, SMK Negeri 1  telah mendapatkan  sertifikasi ISO sejak tahun 2006 sehingga dalam pengelolaannya selalu mendasarkan  pada menagemen mutu yang dapat dipertanggungjawabkan. Upaya yang dilakukan  oleh SMK 1 lanjutnya sejalan dengan visi Kabupaten Temanggung  bersatu untuk maju dan sejahtera. Hal itu dituangkan dalam salah satu misinya yakni meningkatkan kualitas pendidikan, ketrampilan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pengembangan kualitas sumber daya manusia.
     Ketua tim penilai Andi Mulyono mengatakan, lomba unit pelayanan prima di Jawa Tengah diikuti 30 Kabupaten/Kota. Dari 30 peserta nantinya akan diseleksi menjadi 9  peserta  kemudian dari lingkup provinsi jateng 5 peserta yang akan diseleksi. Pada akhirnya akan dipilih 3 peserta sehingga ada 12 UPP (Unit Pelayanan Prima)  yang akan mewakili Jawa Tengah pada lomba yang sama tingkat Nasional. Aspek penilaian meliputi administrasi, wawancara dan peninjauan lapangan.
     Diutarakan lomba bertujuan untuk memotivasi  berbagai unit pelayanan publik agar terus meningkatkan kualitas pelayanan . Dengan demikian  jasa layanan kepada masyarakat lebih optimal , efektif dan efisien  sebagai bentuk pelayanan prima.
     Kepala SMK Negeri 1 Drs. Purwono  dalam paparannya mengatakan, SMK Negeri 1 (STM Pembangunan) Temanggung didirikan pada tahun 1969 dengan nama “Proyek Pelita STM Pembangunan Pertanian Temanggung. STM Pembangunan Temanggung mulai menerima siswa baru pada tahun 1973/1974 sampai sekarang. Pada tahun 1994 dengan dimulainya nomenklatur sekolah yang baru STM Pembangunan mendapat nama “SMK Negeri 1 Temanggung”.  Namun masyarakat Temanggung, Jawa Tengah, maupun Nasional lebih banyak mengenal  dengan sebutan STM Pembangunan Temanggung.
     SMK Negeri 1 (STM Pembangunan) Temanggung, memiliki lahan di sekitar kampus dan lahan Perkebunan  di Mento, Candiroto.
     Sejak tahun pelajaran 2006/2007, sekolah ini dinaikkan statusnya menjadi ”Sekolah nasional Bertaraf Internasional (SNBI)”.Kompetensi  Keahlian yang dikembangkan di sekolah ini adalah Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Tanaman perkebunan dan Analisis  Kimia.  Kurikulum yang digunakan mengacu kebutuhan kompetensi tenaga profesional di industri internasional.
     Sekolah ini bertujuan menyiapkan tenaga trampil standard Nasional yang memiliki kelebihan kompetensi yang bertaraf Internasional.  Lulusan Program ini diproyeksikan untuk mampu bekerja di Industri Internasional yang berada di luar negeri maupun Industri Nasional yang bertaraf Internasional. Pola Pembelajaran yang dikembangkan pun menerapak sistem pendidikan yang bertaraf internasional.
     SMK Negeri 1 Temanggung memiliki 3 Kompetensi  Keahlian, yakni Kompetensi  Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP), Kompetensi Keahlian Agribistins Tanaman Perkebunan (ATP) dan Kompetensi Keahlian Analis Kimia (AK).  Masing-masing Kompetensi  Keahlian memiliki kompetensi tertentu.
     Secara umum Kompetensi keahlian- Kompetensi keahlian tersebut bertujuan untuk menyiapkan peserta didik agar memiliki budi pekerti yang baik dan tanggap serta mampu menghadapi perkembangan teknologi, melalui mata diklat komponen Normatif dan Adaptif. (Hms10/Edy Laks).

Berita Terkait