Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BAKSOS DALAM RANGKA HARI KARTINI KE 131

Rabu, 14 April 2010 Sosial
4 ANAK GIZI BURUK TERIMA BANTUAN

TEMANGGUNG, Bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Kartini ke 131 Kabupaten Temanggung Tahun 2010, dilaksanakan di Balai Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan, Selasa (13/4) dengan agenda pemberian bantuan. Menurut ketua panitia, Ny. Indah Agus Budisantoso, SH “Fokus acara ini untuk memberikan bantuan makanan tambahan, binatang ternak, bantuan untuk anak yatim-piatu dan pengobatan gratis sebagai langkah nyata untuk mengurangi rumah tangga miskin di Temanggung”.
     Di Desa Tlogopucang terdapat 4 anak yang mengalami gizi buruk dan mendapatkan bantuan makanan tambahan berupa susu dan biskuit. Ditambahkan oleh Ny. Indah Agus, selain pemberian makan tambahan juga diberikan seekor kambing untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi sehingga keluarga dari anak gizi buruk bisa meningkatkan taraf hidup dan hidup mandiri.
     Bantuan anak gizi buruk dialokasikan untuk Nisa Setiani dari Clenik, Nat’ahya dari Dusun Dringo, Nurrohma dan Fito warga Tlogopucang Utara. Pemberian bantuan anak-anak yatim dan piatu diberikan pada 10 anak sekolah dan pengobatan gratis diadakankan Polides setempat serta bisa dinikmati oleh semua warga.
     Dalam peringatan Hari Kartini ke 131, pada tanggal 21 April juga akan dilakukan serangkaian bakti sosial. Diantaranya memberi bantuan korban longsor di Ngadirejo, bantuan untuk bayi yang lahir tanpa tempurung kepala, memberikan fasilitas belajar untuk anak berprestasi yang kurang mampu dan lainnya.
     Disamping itu, juga dipamerkan hasil kerajinan pangan dari PKK Dusun Kedopokan, Karang Tengah, Tlogopucang Utara, Tlogopucang Tengah, Tlogopucang Selatan dan Dringo.
     Selain ketua panitia, juga hadir pada  kesempatan itu Ny. Eni Budiarto dan segenap panitia Peringatan Hari Kartini ke 131 Kabupaten Temanggung.
   
612 RT MISKIN
Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan, Temanggung memiliki luas 1.017 ha dan ketinggian 600 – 1.000 m diatas pemukaan air yang terbagi 9 dusun dan dihuni oleh 6.497 warga. “Karena Tlogopucang termasuk daerah pinggir, banyak sekali masalah-masalah sosial seperti gizi buruk, perkawinan siri, dan kemiskinan”, ujar Camat Kandangan, Eko Budihartono, Msi. Sebanyak 36,75% atau 612 rumah tangga tergolong miskin, sehingga terdapat 4 anak dengan gizi buruk yang mendapat bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan).
     Eko Budihartono menambahkan, walaupun demikian, untuk kerajinan pangan dinilai sudah mulai bangkit dari hasil pelatihan PNPM. Tetapi warga masih mengalami kesulitan untuk mendistribusikan hasil kerajinan pangan tersebut karena faktor lokasi yang sangat jauh. Minimal sebanyak 3% bisa mengurangi rumah tangga miskin. (Hms10/Des)

Berita Terkait