Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI BUKA BIMBINGAN MANASIK HAJI

Senin, 31 Mei 2010 Umum
BUPATI BUKA BIMBINGAN MANASIK HAJI

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. H. Hasyim Afandi membuka pelaksanaan bimbingan manasik haji  tahun 2010  di pendopo Pengayoman Rabu   kemarin (26/5). Bimbingan manasik haji diikuti 801 calon haji bertujuan untuk membekali  ilmu pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan  agar menjadi haji mandiri dan mabrur.
     Bupati Hasyim dalam sambutannya meminta kepada para calon haji agar mengikuti bimbingan manasik haji dengan serius dan bersungguh-sungguh. Hal itu dkandung maksud supaya  para calon haji memiliki bekal yang cukup tentang tata cara beribadah haji, sehingga nantinya dalam beribadah haji berjalan lancar sesuai ketentuan. Selain itu hendaknya menjalankan ibadah haji dilandasai niat hati yang suci semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Dikatakan,  dengan dilandasai niat hati yang suci niscaya segala rangkaian ibadah haji akan terasa ringan dan mudah serta akan mendatangkan rasa kebahagiaan yang luar biasa. Mengapa demikian ujarnya, karena  berangkat haji  dengan hati yang ikhlas maka  dapat berkomunikasi  dengan Allah SWT lebih  dekat.
     Menurutnya agar ibadah haji  bisa berjalan dengan lancar  dibutuhkan kebersamaan  diantara sesama  calon haji. Oleh karena itu diharapkan  dapat terjalin kerjasama yang kompak, sehingga seluruh rangkaian ibadah haji dapat dilaksanakan dengan mudah dan ringan. Ditekankan bagi yang masih berusia muda hendaknya  bisa membantu mereka yang sudah tua.
     Sementara itu Kepala Kantor Departemen Agama kabupaten Temanggung Drs. H.  Jamun Efendi menjelaskan, jumlah  calon haji tahun 2010 ini sebanyak 801 orang terinci 423 pria dan 378 wanita. Para calon haji berasal dari 20 Kecamatan,  yang terbanyak dari kecamatan Temanggung  134 orang dan yang paling sedikit dari kecamatan Wonoboyo, Bejen dan Gemawang masing-masing 7 orang.   
     Para calon jamaah haji  bakal mengikuti bimbingan manasik haji 11 kali  ditingkat kecamatan dan 4 kali di tingkat Kabupaten. Bimbingan bertujuan untuk membekali  ilmu pengetahuan, pengalaman dan keterampilan  sehingga menjadi haji mandiri dan mabrur. Selain itu  guna menciptakan suasan kebersamaan, persaudaraan dan persatuan sehingga bisa membawa citra positif  sejak berangkat dari tanah air maupun selama beribadah haji di tanah suci.
     Diutarakan, materi bimbingan meliputi pengertian dan motivasi berhaji, syarat rukun, wajib dan sunah haji maupun umrah. Disamping itu juga diberikan materi  tentang adat istiadat budaya Arab, mengenal fasilitas-fasilitas umum dan praktek manasik serta dinamika kelompok.(Hms10/Edy Laks)

Berita Terkait