Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SAPI AUSTRALIA DITERNAK DI TEMANGGUNG

Senin, 31 Mei 2010 Umum
SAPI AUSTRALIA DITERNAK DI TEMANGGUNG

TEMANGGUNG, Acara bedah bumi dan peletakan batu pertama dalam rangka pembangunan PT. Sijiro, yang menernakan sapi jenis Red Wagyu dari Australia pertama di Indonesia, Kamis (27/5), dihadiri oleh Wakil Bupati Temanggung, Ir. Budiarto MT.
     Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan PT. Sajiro Internasional dan Wakil Bupati Temanggung. Dilangsungkan pula doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Umar dari Temanggung dan sebelum pemotongan tumpeng dilakukan peletakan batu pertama oleh Ir. Budiarto, MT.
     “Pembangunan ini adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Temanggung. Ini juga merupakan bentuk kerja sama internasional antara Indonesia dan Australia yang bertempat di Kabupaten Temanggung. Dengan ini Kabupaten Temanggung memiliki investasi di mata dunia internasional. Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk kelancaran pembangunan dan terwujudnya kerja sama ini,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.
     PT. Sijiro International bekerja sama dengan PT. Yodya Karya (Persero) dan PT Waskita Karya dalam pembangunan peternakan sapi Red Wagyu. PT Sijiro International sendiri adalah mitra kerja dari Mazda Wagyu International dari Australia yang merupakan perusahaan pembibitan sapi dan eksport daging terbesar di Australia.
     Pembangunan akan diawali dengan pendirian kantor, kandang, laboratorium, pengolahan limbah dan center of exellence yang meliputi balai inseminasi buatan, tempat penyimpanan pakan (silo) dan sarana penunjang lain.
     Sapi Red Wagyu merupakan jenis sapi potong yang memiliki keunggulan tahan terhadap panas, lembab dan parasit caplak. Serta dapat  menghasilkan lemak diantara jaringan daging (marbling) sehingga menghasilkan produk daging berkualitas tinggi. Pada tahap awal, produk daging yang dihasilkan akan digunakan untuk kepentingan dalam negeri, seperti kebutuhan untuk hotel, restoran dan swalayan. Selanjutnya direncanakan dapat melakukan eksport ke luar negeri.
     Setelah pembangunan tahap 1, di lahan seluas 1,1 hektar dalam jangka waktu 4 bulan, akan langsung didatangkan produk berupa sapi betina, sapi jantan (untuk sperma beku) dan embrio. Pada tahap selanjutnya akan dilakukan pembangunan meliputi lahan seluas 12,5 hektar yang dibagi dalam 5 titik lahan di Kelurahan Sidorejo dan Walitelon Utara, Kecamatan Temanggung.
     Selain menghasilkan produk daging, diharapkan akan dapat disilangkan dengan sapi lokal untuk meningkatkan mutu genetik sapi lokal, meningkatkan populasi ternak dan menghasilkan daging yang berkualitas. Dalam hal ini PT Sijiro International juga telah melakukan kerja sama dengan Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro Semarang, Institut Pertanian Bogor dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung.
     “Harapan kami adalah dengan adanya pembangunan peternakan ini dapat memberdayakan kelompok peternak bersama, yaitu Pemerintah Kabupaten Temanggung dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan pula dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani,” ungkap Ir. Kusmaningsih, MP. selaku Advisor PT. Sijiro Internasional. (Hms10/pakDhe/Eln)

Berita Terkait