Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BUPATI LAPORKAN PELAKSANAAN APBD 2008

Kamis, 06 Agustus 2009 Pemerintahan
BUPATI LAPORKAN PELAKSANAAN APBD 2008

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi melaporkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) Tahun anggaran 2008, dalam rapat paripurna Dewan Rabu (5/8). Disamping itu juga dibahas Raperda tentang  Kebijakan Umum Perubahan Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan dan Raperda  Permohonan Persetujuan Penganggaran Mendahului Penetapan Perda Perubahan APBD 2009. Rapat dipimpin Ketua Dewan Drs. Bambang Sukarno   didampingi wakil ketua, dihadiri  Bupati, Muspida dan Pimpinan SKPD serta diikuti segenap anggota Dewan.
     Bupati Drs. Hasyim Afandi  dalam pengantar Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008 mengatakan, pelaksanaan APBD 2008 telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keungan (BPK). Hasil dari audit BPK disebutkan bahwa pelaksanaan APBD Kabupaten Temanggung 2008 wajar dengan pengecualian. Ada beberapa item lanjutnya yang menjadi temuan BPK sehingga meski wajar namun ada pengecualian.
     “Salah satu item yang menjadi temuan BPK itu, mengenai kekayaan asset daerah yang  secara administrasi belum dikelola secara baik dan benar . Oleh karena itu pada tahun-tahun mendatang pengadministrasian asset daerah mesti ditingkatkan“ tandasnya seraya menambahkan     salah satu upaya yang dilakukan agar asset daerah teradministrasi secara baik, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk honor petugas pengurus barang disemua unit kerja.
     Menurutnya, aplikasi APBD 2008 dilapangan telah diupayakan secara maksimal sesuai ketentuan. Kegiatan reformasi birokrasi, Pemerintahan dan Pembangunan ungkapnya dapat berjalan optimal dan kondusif. Secara keseluruhan  APBD 2008 komposisi anggarannya meliputi pendapatan Rp.576,6 miliar dan belanja Rp. 611,3 miliar. Dengan komposisi itu, maka APBD  2008 menganut sistem defisit  karena pendapatan lebih kecil daripada belanja sebesar Rp. 34,7 miliar. Namun demikian  untuk pembiayaan netto mencapi Rp. 64,9 miliar sehingga masih ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Rp. 30,2 miliar.
     Dalam sesi pemandangan umum, sejumlah anggota dewan menyampaikan saran, masukan, pendapat dan permintaan penjelasan tambahan mengenai 4 Raperda  tersebut. Terkait hal itu pimpinan rapat Ketua DPRD Drs. Bambang Sukarno mengatakan, untuk lebih memaksimalkan pembahasan lanjutan diserahkan kepada komisi-komisi dewan. Hasil pembahasan di tingkat komisi diharapkan segera dapat dilaporkan dalam rapat paripurna lanjutan terdekat.(Hms09/Edy Laks)

Berita Terkait