Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PARAKAN WETAN

Senin, 04 Oktober 2010 Sosial
MASYARAKAT PARAKAN WETAN AKHIRNYA MENERIMA SERTIFIKAT TANAH
 
TEMANGGUNG- Rabu, 27 September 2010, wajah ceria tampak dari wajah warga masyarakat Dusun  Panjangsari Baru Kelurahan Parakan Wetan,
     Bupati Temanggung, Hasyim Afandi, didampingi Kepala BPN Kabupaten Temanggung Sriyono, SH, M,KN, Asisten Pemerintahan, SKPD terkait, Tokoh Masyarakat, secara simbolis menyerahkan  sertifikat tanah kepada 206 kepala keluarga Kelurahan Parakan Wetan itu.
     Mereka yang mendapat sertifikat tanah tersebut merupakan korban banjir Sungai Galeh tahun 1993 yang direlokasi ke tanah kas desa di Panjangsari. Setelah 17 tahun menempati tanah itu, akhirnya mereka mendapatkan sertifikat.
     Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung, Sriyono, mengatakan, sebelumnya, tanah yang ditempati warga tersebut merupakan tanah kas desa.
     Berdasarkan musyawarah desa dan mendapat persetujuan dari Bupati dan Gubernur, dengan persyaratan dan memenuhi aturan, tanah tersebut bisa menjadi hak milik setelah warga melengkapi persyaratan.
     Pengajuan sertifikat atas tanah relokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan warga dan aparat pemerintah. Namun, karena persyaratan yang kurang lengkap, akhirnya selama 17 tahun warga menempati tanah relokasi tanpa status kepemilikan tanah yang jelas.
     Sebanyak 206 warga Panjangsari Baru, Kelurahan Parakan Wetan, Kacamatan Parakan, baru mendapatkan sertifikat tanah dari Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, setelah menunggu 17 tahun.
    Bupati Temanggung,Drs. Hasyim Afandi, dalam kesempatan itu berpesan, agar penggunaan tanah atas hak milik tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.
     Menurutnya, kerja sama yang baik antara pemkab dengan Kantor Pertanahan dalam pengadaan sertifikat ini membuat proses pengadaan sertifikat dapat berlangsung cepat meskipun sebelumnya sempat berlarut-larut.
     Dalam perjalanannya belum bisa disertifikatkan meskipun sudah berkali-kali dirapatkan di kecamatan, kabupaten, dan provinsi "Baru sekarang sertifikat bisa terealisasi setelah semua berkas secara yuridis dan materiil terpenuhi," terangnya.
     Dari BPN Temanggung pada kesempatan tersebut juga mempersiapkan mobil layanan Larasita Layanan Rakyat untuk Sertifikasi Tanah bagi masyarakat yang akan mensertifikatkan secara berkelompok atau bersama-sama dengan persyaratan administrasinya sudah lengkap bias dilayani langsung di tempat/desa/kelurahan. (Humas10/Paul).


Berita Terkait