Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

EXTRAKSI NIKOTIN DARI TEMBAKAU RUSAK

Sabtu, 23 Oktober 2010 Umum
EXTRAKSI NIKOTIN DARI TEMBAKAU RUSAK

TEMANGGUNG, Dalam rangka mengekstrak nikotin dalam daun tembakau dengan pelarut etanol-air Fakultas MIPA UGM melakukan rancang bangun alat ekstraktor nikotin dari daun tembakau dengan kapasitas  50 kg daun tembakau kering untuk setiap kali proses.
     Hal ini dilakukan dengan adanyaberbagai masalah yang timbul di masyarakat dan jika tidak segera diolah akan rusak/busuk, cuaca yang tidak menentu merusak panen dan berbagai larangan merokok di tempat umum, dengan adanya fatwah MUI dan bahwa rokok dapa menyebabkan berbagai penyakit.
     Berawal dari masalah tersebut dan guna mencerdaskan bangsa dan khususnya masyarakat Temanggung Prof. Bambang Setiaji berinisiatif  untuk melakukan diversifikasi produk dari tembakau. Hal ini dilakukan untuk mengektrak nikotin dari  Sangat cocok untuk pengolahan tembakau berkualitas rendah, rusak karena hujan, atau tidak layak  jual.
     Dari alat yang dibuat tersebut dapat menghasilkan empat produk yang
berpotensi dipasarkan adalah nikotin, nikotinmid (perlu proses lanjut),
tembakau rendah nikotin & ampas tembakau. Dan pengolahan tembakau kualitas rendah menjadi nikotin, nikotinamid, tembakau rendah nikotin & ampas
tembakau secara ekonomi cukup menguntungkan.
     Dalam sambutanya Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi menyampaikan bahwa untuk mengektrak nikotin dari tembakau rencana akan dikembangkan dengan berkelompok. Sebagai langkah awal masyarakat akan diperlihatkan caramengektrak nikotin dari tembakau rencananya tanggal 10 November 2010. Dan selanjutnya masyarakat dari tiga gunung yaitu gunung sumbing, sindoro dan prau akan dilatih dan nantinya akan diberi alat untuk melakukan ektrak nikotin.
      “Nantinya kelompok tidak hanya jual ampas dan air  hasil ektrak saja”
tandasnya. Hal ini disampaikan karena tidak ingin nantinya yang untung
besar hanya di bagian hilir saja. Namun harapnya kedepan masyarakat harus
bisa memisahkan tar dan nikotin yang mempunyai nilai jual tinggi.
     Hal tersebut disampaikan pada pemaparan Hasil Alat Ekstrak Tembakau,
Kegiatan Penanganan Panen dan Pascapanen Bahan Baku Tembakau tahun 2010 di Gedung Loka Bhakti Praja Setda Temanggung, Kamis sore (21/10). Selain Bupati Temanggung mengikuti pemaparan itu sejumlah anggota DPRD dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait.(Hms10/pakdhe)

Berita Terkait