Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TMMD SENGKUYUNG TAHAP II

Rabu, 03 November 2010 Sosial
TMMD MEMBANGUN SARANA FISIK DAN NON FISIK
 
TEMANGGUNG,
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Reguler  ke-85 dan Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2010 di Desa  Pitrosari Kecamatan Wonoboyo Selasa (2/11) secara resmi ditutup oleh Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi di lapangan desa setempat ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja kepada personil pelaksana dan penandatangan penyerahan hasil kegiatan oleh komandan KODIM 0706 Letkol Kav Asep Ridwan disaksikan Wakil Bupati, FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan SKPD terkait.
    Usai upacara penutupan dilanjutkan peninjauan hasil  kegiatan dengan diawali dengan pemotongan tumpeng dan pemotongan pita yang dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Bupati dan Omandan KODIM 0706.
    TMMD yang dilaksanakan   KODIM 0706 Temanggung  selama 21 hari efektif mulai tanggal 13 Oktober s/d 2 November 2010, dengan mengerjakan sarana fisik berupa pekerjaan Jembatan, Talud/Senderan gorong-gorong, Duiker plat dan Pelebaran jalan. Juga dilaksanakan pekerjaan non fisik berupa kegiatan peningkatan/pengetahuan tentang pertanian kesehatan, keamanan dan bela Negara.
    Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati Temanggung menyampaikan bahwa TMMD merupakan kegiatan nyata dilapangan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang semakin sejahtera. TMMD juga diharapkan akan mampu membuka daerah tertinggal dan daerah kumuh perkotaan serta daerah terpencil antar desa, antar kabupaten bahkan antar kabupaten/kota, selanjutnya kan meningkatkan roda perekonomian dan derajat kesehatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Ditambahkan, TMMD juga mengingatkan kembali tentang pentingnya bela Negara dan wawasan kebangsaan bagi masyarakat serta adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan filosofi TMMD yang merupakan salah satu program untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya  di perdesaan.
    Sementara itu Kapten  Gatot Prasojo selaku perwira kegiatan  mengatakan, TMMD menggarap pembangunan Pekerjaan jembaran sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 8 meter, pembuatan talud sepanjang 13 meter dan tinggi 1,25 meter juga panjang 14 meter dengan tinggi 2 meter, pemasangan gorong-gorong diameter 0,30 meter panjang 5 meter. Sedang pekerjaan Duiker Plat dengan panjang 5 meter lebar 0,5 meter dan tinggi 0,50 meter. Selain itu jug adi adakan pelebaran jalan yang semula 1,5 meter menjadi 3 meter  sepanjang 700 meter.
    Untuk menggarap berbagai sasaran proyek TMMD, seluruhnya menghabiskan biaya Rp.166.360.000,- Dana bersumber dari APBD Provinsi jateng Rp.110.000.000,- dan Dari APBD Kabupaten Rp. 36.163.000,-  dan swadaya masyarakat Rp. 20.197.000, dan pekerjaan fisik telah selesai 100 %, ujarnya.(Hms10/pakDhe)

Berita Terkait