Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TAHUN BARU HIJRIAH 1431 H

Kamis, 09 Desember 2010 Umum
MENUJU TEMANGGUNG YANG BERIMAN, MANDIRI DAN SEJAHTERA

TEMANGGUNG, Sebanyak 63.000 orang santri se Kabupaten Temanggung mengikuti acara perayaan Tahun Baru Hijriah 1432 H dengan Pawai Ta’aruf dan Gebyar Muharam di Aloon-aloon Temanggung (7/12) yang dibuka oleh Wakil Bupati Temanggung, Ir. Budiarto, MT serta dihadiri  Ketua DPRD, Pimpinan FKPD dan tamu undangan.
     Pemerintah Kabupaten Temanggung menyambut gembira dengan dilaksanakannya kegiatan Gebyar Muharam dalam rangka menyambut tahun Hijriah 1432 H, karena hal ini merupakan perwujudan betapa besar tekad para generasi Muslim untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW serta keluarganya didalam menempuh dan menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari. Demikian sambutan Bupati Temanggung yang dibacakan oleh Wakil Bupati.
      Acara bertema “Mewujudkan nilai hijrah dengan jujur, keras dan displin menuju Kabupaten Temanggung yang beriman, mandiri dan sejahtera”. Serta dapat memahami makna Hijriah itu sendiri terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mensiarkan ajaran Islam. Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin tali silahturahmi dan ukhuwah antar TPQ dan Remaja Masjid se Kabupaten Temanggung.
     “Ini merupakan gebyar yang ke -10, dari event 1 sampai 6 dilakukan di kabupaten dan event 7 sampai 9 di kecamatan. Dan sekarang perayaan dipusatkan di Aloon-aloon Temanggung, namun masing-masing kecamatan juga menyelenggarakan. Event ini dilakukan secara swadaya oleh panitia”, ujar Abu Dardak, SHI selaku Ketua Panitia Gebyar Muharam Kabupaten Temanggung 1432 H.
     Selain diikuti oleh para santri, juga dikuti oleh ustad dan ustazah se Kabupaten Temanggung sebanyak 7.125 orang dan mobil pawai sejumlah 852 mobil yang digunakan untuk keliling kota.
     Diharapkan dengan kegiatan tersebut agar dapat menstimulasi semangat belajar mengajar nilai agama sejak usai dini. Menumbuhkan semangat ke-Islam-an pada generasi muda dan mendorong teraplikasinya ajaran dan nilai Islam menjadi nilai sosial, sebagai upaya menuju terbentuknya masyarakat madani. (Hms10/des)


Berita Terkait