Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMILIH BOLEH NYONTEK

Senin, 13 April 2009 Politik
Pemilihan legeslatif
PEMILIH BOLEH NYONTEK

TEMANGGUNG, Tingginya tingkat kesulitan pencontrengan yang dianggap sah pada pemilihan legeslatif 2009 menjadi salah satu kendala bagi masyarakat, khususnya pemilih usia lanjut untuk menggunakan hak pilih. Dari hasil sosialisasi dan simulasi, masih banyak ditemukan pemilih salah alamat mencontreng. Pemberian tanda centang, garis datar, silang,coblos  tidak berada pada posisi calon yang dipilih
     Untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi, pada H-1 Bupati Temanggung, Wabup, Kapolres, Sekda dan seluruh Assisten Sekda mengadakan peninjauan lokasi TPS untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pemilihan, sekaligus mengetahui tingkat pemahaman KPPS tentang aturan pemungutan suara.
     “Kalau persediaan bolpoin merah yang disediakan KPU habis, boleh nggak memakai bolpoin sendiri “ Tanya Wakil Bupati Ir. Budarto. “asal warnanya merah boleh pak, kata salah satu KPPS”.  “Jangan. Kalau itu terjadi (bolpoin habis) lapor saja ke PPK atau minta tambahan dari KPU “ jelas Budiarto.
     Pada pemilihan legeslatif 2009 ini diperlukan adanya kearifan local, sepanjang tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Misalnya penambahan bilik suara atau penghitungan suara menggunakan kalkulator. Hanya saja penambahan bilik harus tetap menjamin kerahasiaan.  Bahkan pemilih diperbolehkan membawa contekan (kartu nama caleg dll.) asal dikeluarkan pada saat berada dibilik suara, jelas ketua KPUD Temanggung Drs. Sujatmiko pada saat Ekspose kesiapan Pemilu yang dihadiri Muspida beserta SKPD terkait di ruang jenar Kabupaten Temanggung, Selasa, 7 April 2009. selain itu bagi pemilih yang membutuhkan pendamping karena alasan tertentu, maka pendampingan harus dilakukan oleh KPPS. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir manipulasi suara, jelas Sujatmiko. (hms/EdSis.)

Berita Terkait