Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SOSIALISASI BOS

Senin, 10 Januari 2011 Pendidikan
WAJIB BELAJAR 9 TAHUN DI KABUPATEN TEMANGGUNG TELAH TUNTAS

TEMANGGUNG, Kebijakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2005 sampai dengan tahun 2010 memiliki implikasi yang sangat berarti bagi satuan pendidikan, orang tua siswa dan Pemerintah Daerah. Untuk pelaksanaan BOS 2011 secara baik maka diadakan sosialisasi kebijakan program BOS 2011 di Graha Bhumi Phala (10/01).
     Kabupaten Temanggung harus mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh mengingat implikasi yang timbul dari kebijakan tersebut sangat besar, antara lain terjadinya perubahan mekanisme pengelolaan keuangan BOS dan terjadinya perubahan tanggung jawab pengelolaan keuangan BOS, kata Wakil Bupati, Ir. Budiarto, MT.
     Dalam Laporan ketua panitia, Bagus Pinuntun, S.Sos menyampaikan bahwa sosialisasi ini tertujuan memberikan gambaran umum pelaksanaan BOS tahun 2011 melalui mekanisme transfer APBD.
     Dalam pelaksanaan BOS tahun 2005 sampai 2010, dilaksanakan dengan baik. Mengingat sasaran cakupan pertahunnya sangat besar dengan alokasi pagu anggaran per tahun se-Kabupaten Temanggung berjumlah Rp. 39.700.374.000, dengan rincian : SD sejumlah 447 sekolah dengan alokasi Rp. 25.097.546.000 untuk 63.218 siswa. SMP sejumlah 87 sekolah (termasuk SMP Terbuka) dengan alokasi Rp. 14.602.828.000 untuk 25.619 siswa. Wabup menambahkan, dengan kata lain wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Temanggung telah tuntas
     Sedangkan untuk pelaksanaan BOS tahun 2011 dengan rencana alokasi anggaran untuk SD sejumlah 443 sekolah dengan alokasi Rp. 25.108.662.000. SMP sejumlah 86 sekolah (termasuk SMP terbuka) dengan alokasi Rp. 14.731.650.000.
     Wabup berharap banyak untuk kesuksesan pengelolaan BOS tahun 2005 sampai tahun 2010 agar terus dapat dipertahankan. Untuk itu ada beberapa hal yang dapat dijadikan pegangan dalam pengelolaan program BOS tahun 2011, antara lain program BOS harus menjadi sarana penting untuk mengingkatkan akses dan mutu pendidikan dasar 9 tahun. Melalui program BOS tidak boleh ada siswa miskin putus sekolah karena tidak mampu membayar iuran/pungutan yang dilakukan oleh sekolah. Melalui program BOS, anak lulusan sekolah tingkat SD harus diupayakan kelangsungan pendidikannya ke tingkat sekolah setingkat SMP.
     Acara ini diikuti sebanyak 550 peserta, yang terdiri dari Pengawas SMP, Kepala SMP, Pengawas SD, Kepala SD, Kepala UPT Dinas Pendidikan serta Calon Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Temanggung.
      Pemberi materi adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung, Kepala BAPPEDA Kabupaten Temanggung, Kepala DPPKAD Kabupaten Temanggung dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung.
     Sebagai rangkaian rencana persiapan pelaksanaan BOS tahun 2011 di Kabupaten Temanggung, dilakukan kegiatan meliputi sosialisasi, bimbingan teknis, asistensi, evaluasi secara periodik 3 (tiga) bulan sekali, monitoring dan evaluasi gabungan setiap semester serta evaluasi akhir pelaksanaan BOS. (Hms11/des)

Berita Terkait