Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

JARIYAH MENANAM

Senin, 24 Januari 2011 Umum
Gubernur Jateng Akan Mencanangkan Gerakan Jariyah Menanam di Temanggung

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, direncanakan akan mencanangkan Gerakan jariyah Menanam di lokasi  Jumprit Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung, Rabu (26/1) yang akan datang. Pencanangan akan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur  dengan penanaman 100 pohon bersama dengan Bupati Temanggung, Muspida, beserta para tokoh lintas agama.
Demikian dikatakan Prof. Mujiyono perwakilan dari panitia Gerakan Jariyah Menanam pada rapat persiapan yang berlangsung di ruang Loka Bhakti Praja Setda Temanggung, Kamis (20/1) lalu. Kegiatan jariyah menanam ini merupakan kerja sama antara DPD LDII Jawa Tengah dengan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Temanggung dan akademisi.
Menurut Prof. Mujiyono, gerakan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dimana pemerintah menyediakan bibit tanaman, rakyat yang menanam dan pengusaha yang merawat. Dengan demikian semua komponen dapat terlibat secara langsung dengan tujuan untuk mensukseskan kegiatan ini. Untuk kegiatan awal telah disediakan bibit kurang lebih 50 ribu bibit tanaman.
Kegiatan ini, tambah Mujiyono, untuk mengetuk kesadaran masyarakat khususnya kaum beragama bahwa amal jariyah bukan hanya membangun tempat ibadah saja, namun menjaga lingkungan dalam bentuk menanam pohon juga merupakan amal jariyah.
Kita berharap ini dapat menjadi gerakan baru dan dapat didukung sepenuhnya oleh para tokoh agama dan umat beragama secara menyeluruh, ujarnya.
Sementara itu, dari pihak panitia, masyarakat dan Kodim 0706 Temanggung yang berjumlah 300 orang sudah mulai melakukan penanaman bibit yang berada di sekitar lingkungan Jumprit seluas 2 Ha. Bibit yang disediakan berjumlah 3000 batang diantaranya bibit Kopi Arabika yang cocok dengan lahan yang akan ditanami.
Sementara keuntungan dari gerakan ini adalah secara ekologis akan menjaga lingkungan dari kerusakan baik yang ditimbulkan oleh manusia maupun faktor alam. Selain itu juga akan menjaga kandungan air yang terserap dalam tanah dan dapat memberikan manfaat besar untuk menghindari dari kekeringan.  Secara ekonomis, masyarakat akan memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan produktifitas tanaman yang ada untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Arbai-Humas).

Berita Terkait