Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

GALIAN C MUNGGANGSARI BAKAL DITUTUP

Rabu, 23 Maret 2011 Umum
GALIAN C MUNGGANGSARI BAKAL DITUTUP

TEMANGGUNG, Pemkab Temanggung berencana bakal  menutup  lahan penambangan galian C di Desa Munggangsari kecamatan Ngadirejo. Penutupan akan dilaksanakan tanggal 28 Maret 211 mendatang  dengan cara memasang papan pengumuman larangan penambangan dan portal di pintu masuk lahan.       
     Hal itu dikemukakan, Bupati Drs. H. Hasyim Afandi  pada acara forum silaturahmi dengan warga masyarakat  di balai desa Munggangsari senin kemarin (21/3). Hadir dalam acara tersebut  Camat Ngadirejo beserta Muspika dan pejabat terkait.  
     “Pemkab Temanggung pada tanggal 28 Maret 2011 mendatang akan menutup lahan  galian C di Desa Munggangsari  karena  sesuai ketentuan Temanggung bukan wilayah penambangan galian C.  Setelah resmi ditutup diharapkan warga pemilik lahan melakukan reklamasi untuk difungsikan kembali menjadi lahan pertanian“ tandasnya seraya mengharapkan dukungan warga masyarakat untuk melakukan pengawasan agar tidak terjadi penambangan lagi. 
     Menurut Bupati  berdasarkan  Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Propinsi Jawa Tengah disebutkan bahwa wilayah Kabupaten Temanggung bukan termasuk wilayah  lahan penambangan galian C. Oleh karena itu jika ada yang melakukan penambangan galian C otomatis  tidak dibenarkan karena melanggar ketentuan. Berkait hal itu Pemkab tidak mentolerir terhadap aktifitas penambangan galian C  dan akan melakukan penutupan. Lahan galian  C yang sudah ditutup  yakni di Kwadungan Gunung Kecamatan Kledung dan saat ini oleh pemilik lahan tengah dilakukan reklamasi untuk difungsikan kembali menjadi lahan pertanian.
     Kepala Desa Munggangsari Wiranto mengatakan, lahan yang dijadikan lokasi penambangan galian C seluas 2 hektar yang sebagian besar pemiliknya warga luar desa. Aktifitas penambangan dilakukan penyewa lahan  sejak 5 bulan lalu yang setiap harinya mengerahkan  21 pekerja. Oleh karena itu pihaknya  menyatakan sangat mendukung rencana Pemkab yang akan melakukan penutupan. Menurutnya, manfaat usaha penambangan pasir tidak sebanding dengan dampak yang terjadi. Sebab, penggalian tersebut bisa menimbulkan kerusakan lingkungan  sehingga sewaktu-waktu lahan akan longsor dan membahayakan bagi ribuan jiwa di sekitarnya. Selain itu penggalian C menyebabkan lahan menjadi tandus dan jalan desa menjadi rusak karena setiap hari sejumlah truk lalu lalang mengangkut galian C. (Hms11/Edy Laks)


Berita Terkait