Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TMMD DITUTUP, GLAPANSARI MILIKI JEMBATAN

Kamis, 23 Juni 2011 Umum
TMMD DITUTUP, GLAPANSARI MILIKI JEMBATAN

TEMANGGUNG, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2011 di Desa  Glapansari Kecamatan Parakan Selasa (21/6) secara resmi ditutup oleh Kapolres  Temanggung AKBP Kukuh Kalis Susilo di lapangan desa setempat. Penutupan  ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja kepada personil pelaksana dan penandatangan penyerahan hasil kegiatan oleh komandan KODIM 0706 Letkol Inf. Zainudin disaksikan pejabat FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan SKPD terkait.
    Usai upacara penutupan dilanjutkan peresmian proyek jembatan diawali pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati yang diwakili asisten Pemerintahan Drs. Harno Susanto, MSi dan Komandan KODIM 0706.
    TMMD yang dilaksanakan   KODIM 0706 Temanggung  selama 21 hari efektif mulai tanggal 1 s/d 21 Juni 2011, dengan mengerjakan sarana fisik berupa pekerjaan Jembatan 2 tempat, Talud/Senderan gorong-gorong, Duiker plat dan badan jalan. Selain itu  dilaksanakan sasaran non fisik berupa kegiatan peningkatan/pengetahuan tentang pertanian, peternakan kesehatan, narkoba, teroris, pemberantasan buta aksara, ketertiban masyarakat dan sunatan massal.
    Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang dibacakan inspektur upacara Kapolres Temanggung mengatakan bahwa TMMD merupakan kegiatan nyata dilapangan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang semakin sejahtera. TMMD juga diharapkan akan mampu membuka daerah tertinggal dan daerah kumuh perkotaan serta daerah terpencil antar desa, antar kabupaten bahkan antar kabupaten/kota, selanjutnya akan meningkatkan roda perekonomian dan derajat kesehatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Ditambahkan, TMMD juga mengingatkan kembali tentang pentingnya bela Negara dan wawasan kebangsaan bagi masyarakat serta adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan filosofi TMMD yang merupakan salah satu program untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya  di perdesaan.
    Sementara itu Kapten  Muhaimin selaku perwira kegiatan  mengatakan, TMMD menggarap pembangunan jembatan  2 tempat sepanjang 5 meter , lebar 3,4 meter dan tinggi 3 meter, pembuatan talud sepanjang 80 meter, lebar  3 meter dan tinggi 2,5 meter.  Pemasangan gorong-gorong diameter 0,30 meter panjang 5 meter. Disamping itu menggarap duiker plat dengan panjang 5 meter lebar 0,5 meter dan tinggi 0,50 meter dan menggarap badan jalan 950 meter.
    Untuk menggarap berbagai sasaran proyek TMMD, seluruhnya menghabiskan biaya Rp.222.446.200,- Dana bersumber dari APBD Provinsi jateng Rp.110.000.000,- dan Dari APBD Kabupaten Rp. 26.060.000,-  dan swadaya masyarakat Rp. 86.386.200. ujarnya seraya menambahkan seluruh proyek selesai 100 % yang setiap harinya  digarap  65 personil baik dari KODIM, POLRES, Hansip dan gabungan Disjan serta dibantu masyarakat 75 orang.( Hms11/Edy Laks).

Berita Terkait