Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TARKHIM PUTARAN KE 18

Senin, 22 Agustus 2011 Bencana
MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI MELALUI AGRIBISNIS

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi mengemukakan, Pemerintah Kabupaten saat ini terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program kegiatan yang berpihak pada konomi kerakyatan. Pemkab telah mencanangkan pendapatan rata-rata masyarakat pada tahun 2013 mencapai Rp. 780.000 setiap bulannya. Untuk itu diharapkan semua pihak untuk berpartisipasi  dengan melakukan kerja keras agar nilai tersebut dapat tercapai.
     Demikian dikatakan Bupati Temanggung saat memberikan sambutan pada acara tarawih dan silaturakhim (Tarkhim) yang berlangsung di masjid Baitul Muhtadin Dusun Rowowetan, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan, Jum’at (19/8) lalu. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim 0706, Wakil Bupati, pimpinan SKPD serta masyarakat setempat.
     Saat ini, tambah Bupati, sektor ekonomi kerakyatan melalui Usaha Kecil Menengah (UKM) terus digalakkan untuk mendongkrak peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini didukung dengan upaya menghidupkan agribisnis karena Temanggung lebih banyak didominasi dari sektor pertanian. Petani diharapkan tidak hanya tergantung pada hasil bumi saja, namun mampu mengembangkan agribisnis melalui pengolahan hasil bumi.
     Bupati mencontohkan, pembuatan tepung mokaf yang berasal dari bahan baku ketela saat ini memiliki pangsa pasar yang cukup bagus. Jika petani menanam ketela dengan bibit yang baik, seperti ketela mekar manik, maka nilai hasil panen akan meningkat. Petani diharapkan tidak hanya berhenti disini, namun melakukan terobosan dengan mengolah kembali ketela tersebut menjadi tepung mokaf. Jika usaha ini ditekuni maka petani akan meraup keuntungan dua hingga tiga kali lipat dari laba biasanya.
     “Harga tepung mokaf Rp. 5.500 per kilonya membutuhkan bahan baku ketela 3 kg. Dari sini petani dapat mengambil keuntungan sebesar Rp. 3.500,” ungkapnya.
     Sementara itu dalam ceramahnya, Drs. Djafar MM menyampaikan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang mampu menjaga lisannya, berbicara dengan baik, maka akan terjaga pula perilakunya. Tuhan berjanji, orang yang mampu menjaga lisannya maka akan diberi pengampunan atas dosa-dosanya. Dengan lisan yang baik maka akan terjaga pula ketentraman dan kerukunan dalam masyarakat. (Hms11/Arbai).

Berita Terkait