Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

RATUSAN PENYANDANG CACAT KONSULTASI GRATIS

Kamis, 18 Juni 2009 Kesehatan
RATUSAN PENYANDANG CACAT KONSULTASI GRATIS MASALAH KESEHATAN

TEMANGGUNG, Ratusan penyandang cacat dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial  dari Kecamatan Kedu dan Kecamatan Temanggung mendapat layanan  konsultasi gratis masalah kesehatan. Acara tersebut berlangsung di aula Balai Latihan Kerja Maron Temanggung Rabu (17/6) diselenggarakan oleh Unit  Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah.
     Bupati Temanggung Drs. Hasyim Afandi  ketika membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Temanggung menyambut positif atas diselenggarakannya  layanan gratis konsultasi kesehatan bagi penyandang cacat maupun penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya. Diutarakan, kemampuan Pemkab dalam menyantuni para penyandang masalah sosial sangat terbatas karena keterbatasan anggaran. Oleh Karena itu dengan  dilaksanakannya Unit Pelayanan Sosial Keliling Dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah  dirasakan sangat membantu.
     “Aksi layanan sosial keliling  akan memberikan support/dukungan moral  bagi para penyandang cacat maupun penyandang masalah sosial lainnya. Melalui kegiatan tersebut, mereka akan dicatat, didata  dan dideteksi  untuk dicarikan solusi sehingga permasalahan sosial yang disandangnya bisa teratasi“ ujarnya.
     Seusai memberikan sambutan, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan berupa kursi roda dan tongkat  kepada perwakilan penerima, disaksikan  pejabat terkait.
     Ketua Tim Unit Pelayanan Sosial Keliling Propinsi Jawa Tengah  Basuki S S.os  mengatakan,  Tim Konsultan  terdiri dari berbagai disiplin tugas dan keahlian yang akan memberikan  pelayanan dan konsultasi secara gratis kepada para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).  Diutarakan, pelayanan sosial  terhadap PMKS harus dilakukan secara komprehensif antar berbagai keahlian.
     “Oleh karena itu Tim konsultan terdiri dari dokter umum, dokter rehab medik, dokter orthopedic, ahli tuna daksa, tuna netra, tuna rungu wicara, tuna grahita dan eks  psikotik, konsultan rehab wajah, yakkum dan pekerja sosial” jelasnya seraya menambahkan, setelah mendapat konsultasi, diharapkan para kelayan bisa menindaklanjuti upaya pengobatannya dibantu berbagai pihak terkait. 
     Sedang Ketua Panitia  Pelaksana  Kabid Masalah Sosial Dinas Sosial Kabupaten Temanggung Widiarso, S Sos menjelaskan,  Unit Pelayanan Sosial keliling  bertujuan sebagai upaya terobosan dalam rangka  mempercepat dan memperluas jangkauan pelayanan kesejahteraan sosial bagi penyandang cacat dan PMKS lainnya. Dikatakan, kegiatan tersebut diikuti 298 kelayan dari kecamatan Kedu dan Kecamatan Temanggung. Mereka menyandang cacat  seperti lumpuh, tuna daksa, tuna netra, tuna rungu wicara, tuna grahita dan eks  psikotik. (Hms/ Edy laks)

Berita Terkait