Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PNPM DIARAHKAN UNTUK TURUNKAN KEMISKINAN

Kamis, 13 Oktober 2011 Umum
PNPM DIARAHKAN UNTUK TURUNKAN KEMISKINAN

TEMANGGUNG,  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri perkotaan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri. Oleh karena itu realisasi PNPM tidak hanya berwujud fisik saja, tetapi juga dikembangkan  untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi warga miskin supaya terangkat kesejahteraannya.
     Hal itu dikemukakan Bupati Hasyim Afandi ketika memberikan sambutan pada acara sarasehan Lurah/Kades dan Relawan  Pembangunan se Kecamatan Temanggung dan Parakan  di Graha Bhumi Phala Setda Kabupaten Temanggung Kamis (13/10). Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir. Sigit Suliantono dan pejabat terkait serta diikuti para pelaku PNPM Mandiri Perkotaan .
     Menurut Bupati,  sampai dengan tahun 2010  telah dialokasikan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) bersumber dari APBN maupun APBD sebesar Rp.13,070 milyar. Dana tersebut diterimakan untuk penerima manfaat program meliputi bidang sosial sebanyak 10.881 KK, bidang infrastruktur 26.112 KK dan bidang pinjaman bergulir sebanyak 3.651 orang.  Sedang untuk tahun 2011 dengan jumlah BLM Rp.5.300 milyar  diharapkan jumlah penerima  manfaat penduduk miskin akan semakin besar.
     Untuk tahun 2012 tersedia dukungan pendanaan Rp.4,4 milyar bersumber dari APBD dan APBN. Dengan dukungan anggaran yang tersedia diharapkan PNPM Mandiri perkotaan  bisa membantu mewujudkan visi  masyarakat Temanggung yang sejahtera terbebas dari kemiskinan tandasnya seraya menambahkan sarasehan menjadi wahana untuk mengevaluasi seluruh program  supaya berjalan efektif dan tepat sasaran.
     Dikemukakan pemanfaatan anggaran PNPM untuk pembangunan sarana dan parasarana fisik juga dianggap penting. Namun pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga tidak kalah pentingnya untuk mendapatkan prioritas anggaran. Hal ini perlu dilakukan mengingat warga miskin  di Temanggung masih tergolong tinggi sehingga memerlukan sentuhan anggaran untuk mengentaskan mereka dari kemiskinan.
     Dia mencontohkan,  di suatu desa mendapat anggaran untuk pengerasan jalan akses pertanian. Jalan tersebut setelah jadi, bisa memperlancar transportasi kegiatan pertanian, namun yang merasakan  manfaatnya  hanya petani yang memiliki lahan. Sedang mereka warga miskin tidak merasakan manfaatnya karena  hanya sebagai petani buruh  dan ketika berangkat kerja cukup jalan kaki. Oleh karena itu sudah selayaknya arah pembangunan lebih diprioritaskan sektor pemberdayaan ekonomi.
     Kepala Dinas Pekerjaan Umum mengatakan, sarasehan dilasakanan sebagai wahana  mempererat jalinan silaturahmi antar relawan pelaku PNPM mandiri perkotaan. Dengan demikian terjalin kerjasama yang sinergis dan terciptanya kesamaan pandangan agar program PNPM  berjalan efektif mengurangi angka kemiskinan. Dalam sarasehan, selain menjadi wahana evaluasi  program kegiatan juga diisi sosialisasi tentang Kredit Usaha Rakyat dari Bank Jateng. Sarasehan berlangsung sehari diikuti 419 relawan yang tersebar di seluruh Kelurahan/Desa  se kecamatan Temanggung dan Parakan. (Hms11/Edy Laks).

Berita Terkait