Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PADI DISERANG TIKUS, PEMKAB BANTU BERAS

Jumat, 21 Oktober 2011 Ketahanan Pangan
PADI DISERANG TIKUS, PEMKAB BANTU BERAS

TEMANGGUNG, Para petani gagal panen akibat tanaman padinya diserang tikus di Kelurahan Walitelon Utara, Walitelon Selatan, Kebonsari dan Madureso Kecamatan Temanggung  serta desa Bumiayu dan Plumbon Kecamatan Selopampang  mendapat bantuan beras dari Pemkab Temanggung. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Ir. Budiarto, MT kepada perwakilan petani penerima disaksikan Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Camat masing-masing beserta muspika dan pejabat terkait dibalai Kelurahan/Desa setempat Kamis  (20/10).
     Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan bantuan beras merupakan ujud kepedulian Pemkab guna meringankan beban petani yang gagal panen akibat tanaman padinya diserang tikus. Serangan hama tikus ujarnya merupakan cobaan dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu diminta tabah dan sabar menerima cobaan, karena dibalik cobaan pasti ada hikmah positif untuk kebaikan umat. Badai serangan  tikus pasti berlalu. Oleh karena itu petani diminta tetap bersemangat dalam bercocok tanam, tahun ini tanaman padi boleh diserang tikus, tapi untuk tahun-tahun mendatang petani harus optimis tidak ada serangan lagi sehingga padi dapat dipanen untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
     Kepala Kantor Ketahanan Pangan Ir. Siam Dwi Astuti menjelaskan, petani Kelurahan Walitelon Utara, Walitelon Selatan, Kebonsari dan Madureso Kecamatan Temanggung  penerima bantuan sebanyak 204 petani masing-masing menerima 15 kg beras . Sedang hamparan tanaman padi yang diserang tikus seluas 41,2 hektar,  yang terbanyak di Walitelon Utara 21,1 hektar. Untuk desa Bumiayu dan Plumbon kecamatan Selopampng 260 petani  masing-masing menerima 10 kg, hamparan tanaman padi yang diserang tikus seluas 80,1  hektar. Diutarakan bantuan beras bersumber dari cadangan pangan nasional tahun 2011 yang diberikan secara cuma-cuma kepada petani gagal panen.
     Camat Temanggung Drs. Satria Indra Basuki  mengatakan, diberikannya bantuan beras bermanfaat untuk meringankan beban kebutuhan pangan petani yang gagal panen akibat serangan tikus. Dikatakan intensitas serangan tikus pada awalnya tidak seberapa namun  dari hari kehari  intensitas serangan  bertambah luas dan petani kewalahan untuk mengatasinya, meski sudah berusaha memberantas menggunakan berbagai obat pestisida. Agar serangan tidak bertambah parah, petani melakukan gropyokan dengan memberi obat hama tikus jenis tiran, namun tak mempan hingga akhirnya gagal panen.
     Hal senada juga diutarakan Camat Selopampang  Drs. Agus Sri Sudiyanto,MM tikus menyerang hamparan tanaman padi  di Desa Bumiayu dan Plumbon seluas 80,1  hektar. Berbagai upaya pemberantasan baik menggunakan obat pestisida dan gropyokan dilakukan petani, namun tak membuahkan hasil. Serangan semakin mengganas hingga menyebabkan gagal panen. Dengan diberikannya bantuan beras dari Pemkab cukup membantu meringankan ketersediaan pangan petani. (Hms11/Edy Laks)

Berita Terkait