Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

115 KK Siap Direlokasi

Sabtu, 03 Desember 2011 Umum
Jumat 2 Des 2011
Warga Blawong Wetan Diminta Waspada, 115 KK Siap Direlokasi

Temanggung- Warga masyarakat di dusun Blawong Wetan Desa Muncar Kecamatan Gemawang diminta waspada, bila sewaktu-waktu ada tanda-tanda akan longsor segera mengungsi. Permintaan itu disampaikan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Provinsi Jawa Tengah  Sarwo Pramono pada acara sosialisasi penanganan evakuasi   Kamis  ( 1/12) di dusun setempat. Sosialisasi  dihadiri  Asisten Pemerintahan, Kabag Pemdes, Kabag Humas, kabag Pembangunan , Kepala BPBD Setda Kab Temanggung dan Muspika  Kecamatan Gemawang, pejabat terkait serta diikuti segenap warga. .
     Menurut Sarwo Pramono  sesuai penelitian Badan Geologi Bandung beberapa waktu lalu menyatakan bahwa lahan pemukiman warga dusun Blawong Wetan  rawan longsor . Direkomendasikan  lahan tersebut tidak layak untuk hunian dan  sebaiknya warga direlokasi. Diutarakan sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Jawa Tengah , pada bulan Desember, Januari, Pebruari dan awal Maret curah hujan  tinggi. Oleh karena itu  warga Dusun Blawong Wetan diminta meningkatkan kewaspadaan karena  tidak menutup   kemungkinan sewaktu-waktu terjadi  bencana tanah longsor.
     Ilmu titen harus dikedepankan jika sewaktu-waktu ada tanda-tanda  bakal longsor seperti  suara gemuruh, warga jangan panik dan  segera menyelamatkan  diri mengungsi ke tempat yang  telah ditentukan. Dahulukan orang tua lanjut usia, wanita hamil dan anak-anak. Agar memudahkan  maka segera dibuat papan pentunjuk jalur evakuasi/penyelamatan pintanya seraya menambahkan  perlu disiapkan mobil angkutan dan kesiapan Puskesmas terdekat guna memberikan pertolongan pertama.
     Dia mengungkapkan,   guna mengantisipasi  jika terjadi bencana  sudah menyiapkan bantuan logistik  berupa  bahan makanan.  Terkait dengan rencana  Pemkab Temanggung untuk merelokasi warga , BPBD Provinsi Jawa Tengah mendukung sepenuhnya  dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kesadaran warga  untuk direlokasi . Sehubungan hal itu pihaknya akan mengusahakan bantuan supaya proses relokasi nantinya berjalan lancar sesuai rencana.
     Asisten Pemerintahan  Harno Susanto menjelaskan , Pemkab Temanggung saat ini tengah menyiapakan lahan untuk merelokasi 115  warga Dusun Blawong Wetan yang menyatakan bersedia direlokasi. Lahan tersebut  memanfaatkan tanah bengkok desa seluas 1,6 hektar yang berjarak  6 kilo meter dari Blawong Wetan. Saat ini lahan itu sedang diratakan menggunakan buldoser  dan direncanakan  pada bulan Maret tahun 2012 mendatang relokasi sudah bisa dimulai. Dia mengharapkan warga  yang belum bersedia  pada saatnya nanti siap direlokasi dan Pemkab akan mengusahakan tambahan lahan  hunian.
       Sudah menjadi kewajiban Pemerintah untuk melindungi warganya dari ancaman bahaya bencana alam. Musibah bencana bisa datang kapan saja  , oleh karena itu warga hendaknya menyiapkan lampu senter  sehingga jika terjadi malam hari tidak kegelapan apabila listrik padam pintanya.    
     Kepala  Badan Penanggualangan Bencana Daerah  Kabupaten Temanggung Agus Widodo mengatakan berdasarkan pendataan dari  184 KK warga Blawong Wetan tercatat 115 KK menyatakan bersedia direlokasi atas kesadaran  sendiri . Proses relokasi tengah disiapkan  dengan membangun akses jalan sepanjang 500 meter menuju lokasi relokasi dan selanjutnya diratakan. 
     Sekdes Muncar Rubino mengutarakan, guna mengantisipasi jika  terjadi  bencana tanah longsor  pihaknya akan segera membuat papan petunjuk jalur evakuasi/penyelematan menuju ke SD Muncar 2. Dengan demikian  warga tidak bingung kemana harus mengungsi  dengan  cepat dan tepat supaya tidak jatuh korban. Terkait dengan rencana relokasi, seluruh warga masuyarakat yang ada di 7 dusun siap membantu  bekerja bergotong royong.  supaya  berjalan   lancar  tanpa kendala . Bahkan untuk  membuka akses jalan menuju lahan relokasi, 19 warga  Muncar Krajan pemilik lahan  siap merelakan  sebagian tanahnya untuk dibuat pelebaran jalan. ( Humas/ Edy Laks ).

Berita Terkait