Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMILU

Sabtu, 14 Pebruari 2009 Politik
POLISI SIAP AMANKAN PEMILU

TEMANGGUNG- POLRES Temanggung menggelar latihan simulasi pengamanan Pemilu 2009 di alon-alon Temanggung Kamis kemarin ( 12/2). Simulasi dilakukan dengan memperagakan cara penangananan kerusuhan paska penghitungan suara hasil pemilu.
Latihan simulasi pengamanan diawali kegiatan pemungutan suara di TPS sampai proses penghitungan dan pengumuman perolehan suara. Akan tetapi seorang saksi dari salah satu Parpol tidak menerima hasil pemungutan suara dan tidak bersedia menanda tangani berita acara. Kemudian di tengah jalan saksi bersama rekan-rekannya melakukan perampasan kotak suara yang sedang dibawa petugas ke PPS sehingga terjadi bentrok fisik. Polisi berhasil mengamankan kotak suara dan salah satu pelaku dapat dilumpuhkan kemudia dibawa ke kantor polisi untuk diproses hukum.
Sementara itu sehari setelah pemungutan suara, sekelompok massa yang tidak puas dengan hasil pemilu mendatangi KPU menuntut Pemilu ulang Namun sebelum masa berdatangan, Polisi sudah mencium akan aksi tersebut sehingga melakukan langkah antisipasi dengan menerjunkan pasaukan di kantor KPU. Pada saat massa berdatangan, pasukan Pengendali Massa ( Dalmas) tanpa senjata sudah membentuk formasi di depan kantor KPU. Selanjutnya dilakukan negosiasi antara massa dengan tim negosiator. Perwakilan massa kemudian bertemu dengan ketua KPU guna menyampaikan tuntutan. Namun demikian meski ketua KPU sudah menyampaikan penjelasan, perwakilan massa tidak bisa menerima bahkan memprovokasi massa melakukan tindak anarkhis. Suasana menjadi tidak kondusif dan massa mulai tak terkendali. Untuk antisipasi, pasukan Dalmas tanpa alat kemudian diganti pleton dalmas dengan alat . Meski demikian massa semakin beringas, melempari kantor KPU dan petugas dengan batu dan benda keras lainnya, bentrokan fisikpun tak terhindarkan. Oleh Pleton Dalmas yang memang sudah siap dan sigap akhirnya kelompok massa dapat dipukul mundur
Namun demikian , akibat bentrokan tersebut satu polisi dan dua orang massa terluka yang selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna memeroleh perawatan. Setelah keadaan dapat dikendalikan, petugas dari satuan reserse dan kriminal diturunkan ke lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP) .
Kapolres Temanggung AKBP Drs. Muhammad Zari disela-sela memimpin latihan simulasi pengamanan menjelaskan, menjelang pelaksanaan Pemilu Legeslatif 9 April mendatang suhu politik mulai memanas. Masing-masing Partai Politik peserta Pemilu sudah mulai berkampanye sehingga menimbulkan kerawanan gangguan kamtibmas. Kondisi yang demikian diprediksi bakal terus berlangsung hingga pelaksanaan Pemilu yang tinggal dua bulan lagi .Oleh karena itu polisi dilatih tentang teknik dan strategi pengamanan.
Melalui latihan simulasi pengamanan ini, polisi memperoleh gambaran mengenai teknik dan strategi pengamanan bila terjadi kerusuhan massa. Dengan demikian polisi yang diterjunkan nanti mampu melaksanakan tugas secara optimal , Pemilu bisa berjalan sukses aman, tertib dan terkendali. Tandasnya. (Edl-Humas)

Berita Terkait