Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PELATIHAN

Selasa, 10 Pebruari 2009 Pemerintahan
KADER POS PAUD DILATIH CARA ASUH ANAK

TEMANGGUNG-Tim Penggerak PKK Kabupaten Temanggung  menggelar pelatihan kader Pos Pendidikan Anak Usia Dini ( Pos PAUD)  selama dua hari  mulai Selasa hingga Rabu besuk (11/2) di aula Sanggar Kegiatan Belajar Maron Temanggung. Pelatihan bertujuan untuk membekali para kader agar mampu dan trampil dalam mengasuh dan mengajari anak usia 0 s/d 6 tahun.
    Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Hj. Lies Daryati Hasyim, S Pd melalui ketua Pokja II  Ny. Woro Andiyani  di secretariat Panitia SKB Maron Selasa (10/2) menjelaskan, pelatihan diikuti  70 kader  PAUD  dari 14 Pos PAUD  yang tersebar di 3 Kecamatan  yakni Bejen, Gemawang dan Kledung. Mereka mengikuti pelatihan selama dua hari mulai Selasa hingga Rabu besuk dengan pola ceramah dan diskusi. Materi pelatihan meliputi  prinsip dasar  layanan pendidikan  di Pos PAUD, teknis penyelengaraan, proses dan metode pembelajaran serta  administrasi dan evaluasi. Seluruh  materi diberikan  para tutor  yang  memiliki kompetensi dibidang PAUD dari SKB Maron.
    Dia mengemukakan, pelatihan bertujuan untuk  membekali  para kader agar memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang cukup, agar nantinya bisa melaksanakan tugas dengan baik. Kader  Pos PAUD lanjutnya  memiliki peran yang strategis dalam mengasuh dan mengajari anak umur 0 s/d 6 tahun. Diutarakan  keberadaan Pos PAUD sangat penting artinya sebagai wadah dalam mendidik anak usia dini yang berumur  0 s/d 6 tahun. Hal ini mengingat tidak semua desa memiliki Taman Kanak-Kanak (TK)  atau Ply Group.  Dengan demikian   Pos PAUD  merupakan wadah alternative manakala di desa belum memiliki TK atau Ply Group.
    “ Melalui pelatihan ini para kader Pos PAUD diberikan materi dengan titik berat mengenai  proses dan metode pembelajaran bagi anak usia dini berumur 0 s/d 6 tahun. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan  mereka memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan yang cukup sehingga mampu melaksanakan perannya secara optimal “ tandasnya.
    Menurutnya, guna mendukung kelancaran kegiatan  14 Pos PAUD peserta pelatihan,  tiap-tiap Pos PAUD mendapat anggaran operasional Rp.8 juta yang bersumber dari dana APBD  Propinsi Jawa Tengah  tahun 2009. Anggaran sebesar itu dimanfaatkan untuk pelatihan, pembelian alat tulis kantor, alat permainan edukatif  dan sarana prasarana penunjang lainnya. (Edl-Humas).

Berita Terkait