Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PERPUSTAKAAN

Sabtu, 21 Pebruari 2009 Pemerintahan
PEMKAB TEMANGGUNG BANGUN PERPUSTAKAAN RP 2 MILIAR

TEMANGGUNG- Pemkab Temanggung pada tahun 2009 ini akan membangun gedung perpustakaan umum dilengkapi berbagai sarana penunjang lain, senilai Rp 2 miliar. Pembangunan gedung perpustakaan baru tersebut direncanakan dilaksanakan Juni mendatang di kompleks Taman Kartini Kowangan.
    Kepala, Kantor Arsip dan Perpustakaan Pemkab Temanggung, Drs. Ristanto di ruang kerjanya kemarin mengatakan bangunan perpustakaan itu bakal dibangun dua lantai diatas lahan seluas 20x40 meter menyatu dengan taman Kartini Kowangan. Berbagai persiapan kini tengah dilakukan  termasuk untuk konsultasi soal desain bangunan, dan juga nantinya pelelangan.
    “ Pembangunan perpustakaan ini berawal dari gagasan Bupati Hasyim Afandi untuk menggalakan gemar  membaca bagi warga Temanggung.Selama ini gedung perpustakaan yang ada dipandang belum memadai karena belum dilengkapi fasilitas penunjang. Letaknya yang berada di kompleks perkantoran di Jalan Sudirman. juga kurang strategis sehingga perlu dibangun gedung baru yang lebih representatif”ujarnya   .
    Menurutnya, perpustakaan tersebut, juga akan menyediakan buku-buku dengan huruf braile untuk pengunjung penyandang tuna netra. Mereka akan disediakan fasilitas khusus untuk kursi roda sehingga bisa masuk dengan leluasa.  Kemudian, bagi pengunjung yang menginginkan akses internet, bisa memanfaatkan hot spot atau warung internet (warnet) yang akan dibangunkan pula di tempat itu.
     Disamping itu di sekitar bangunan utama, akan didirikan arena bermain dan tempat pembelajaran bagi anak-anak, sarana out bound, dan tentunya pengembangan dari taman rekreasi yang sekarang ini telah ada.Dengan demikian  bagi pengunjung setelah rekreasi dapat menimba ilmu dengan mengunjungi perpustakaan, atau sebaliknya mereka bisa rekreasi setelah dari perpustakaan
    Dia mengutarakan,  koleksi buku yang dimiliki  perpustakaan sekarang   sekitar 25 ribu, yang sepertiganya merupakan buku-buku fiksi, seperti agama, filsafat, sosial, iptek, ilmu terapan dan lain-lain. Jumlah buku itu, masih jauh dari standar nasional, yang paling tidak koleksinya mencapai 40 ribu eksemplar.
    ‘’Setiap tahun kita mendapatkan buku, dari sumbangan  perpustakaan nasional, provinsi, sumbangan warga dan melalui pengadaan dari dana APBD II. Untuk 2009 ini, anggaran pengadaan buku sebanyak Rp 111 juta,’’ungkapnya.
    Sedangkan jumlah pengunjung sehari rata-rata 100 orang. Mereka sebagian besar para pelajar dan  mahasiswa serta  sebagian lainnya  warga dari berbagai profesi dan kalangan Pegawai Negeri Sipil. (Edl-Humas)

Berita Terkait