Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMKAB TIDAK MENCABUT ANGGARAN KESEJAHTERAAN GURU SWASTA

Rabu, 21 Desember 2011 Pendidikan
PEMKAB TIDAK MENCABUT ANGGARAN KESEJAHTERAAN GURU SWASTA

TEMANGGUNG,  Bupati Hasyim Afandi menegaskan Pemerintah Kabupaten tidak mencabut anggaran kesejahteraan untuk guru-guru swasta yang diterimakan setiap bulan Rp. 200.000/orang. Bahkan pihaknya akan membicarakan dengan DPRD  agar guru dan karyawan swasta yang belum menerima  diperjuangkan mendapat kesejahteraan. 
     Hal itu dikemukakan Bupati Hasyim Afandi  ketika memberikan sambutan pada acara silaturokhim dengan sekitar 500 guru swasta yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI)  di pendopo Jenar komplek setda Kabupaten Temangung Selasa (20/12). Hadir dalam acara tersebut  Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKD, Kepala Kantor Kesbanggpol dan pejabat terkait .
     Tidak benar  Pemkab akan mencabut anggaran kesejahteraan bagi guru swasta  sebagaimana isu yang berkembang. Bantuan kesejahteraan yang diterimakan setiap bulan Rp. 200.000/orang akan tetap diberikan, bahkan untuk tahun anggaran 2012 telah dialokasikan anggaran Rp. 7,6 milyar tegas bupati.
     Menurut Hasyim,  profesi guru merupakan profesi yang mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu,  harus dimuliakan dengan memberikan tambahan kesejahteraan sebagaimana yang berlangsung selama ini dengan mengalokasikan anggaran dalam APBD II. Terkait dengan aspirasi agar guru-guru swasta yang TMT tahun 2004 dan 2005  mendapat kesejahteraan, akan dibicarakan  dengan DPRD.
     Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) cabang Temanggung  Humam Sabroni  menjelaskan, silaturokhim bertujuan untuk membangun komunikasi dengan  bupati terkait dengan  nasib  guru dan karyawan swasta yang rata-rata masih memprihatinkan. Selama ini bantuan kesejahteraan hanya diberikan kepada guru dan krayawan swasta lingkunga sekolah yang TMT maksimal tahun 2003. Sedang yang TMT tahun 2004 dan 2005 tidak menerima .   Pihaknya berharap pemkab memperhatikan dengan mengalokasikan anggaran yang cukup supaya   kehidupan  guru dan karyawan swasta yang selama ini mengabdi untuk memajukan dunia pendidikan bisa lebih sejahtera.(hms11/EdyLaks)

Berita Terkait